JAKARTA – Sejumlah perusahaan masih menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work from Home (WFH). Tidak ada salahnya mencoba usaha rumahan ketika WFH. Namun saat ingin berbisnis, pemilik usaha harus sudah siap jika suatu saat akan bertemu dengan risiko.
Risiko yang datang dapat diantisipasi jika sang pemilik usaha benar-benar mengenal seluk beluk usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah strategi untuk mengelola bisnis agar dapat menekan tingkat kerugian dan risikonya.
Baca juga: 4 Dasar Menetapkan Tujuan Perencanaan Keuangan
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pebisnis tersebut saat menyusun strategi. Seperti yang tertulis dalam buku Rahasia Sukses Berbisnis Sampingan Skala Rumahan karya Redaksi RAS, Jakarta, Minggu (10/8/2020).
Strategi pertama, mendapatkan modal yang diperlukan untuk memulai usaha. Pencapaian modal diperoleh dengan dua cara yaitu pemenuhan modal sekaligus pemenuhan bertahap.
Setelah menentukan pemenuhan modal selanjutnya adalah lakukan perhitungan biaya untuk setiap tahapan. Dengan demikian, kalian dapat mengeluarkan sejumlah modal sesuai dengan tahapan usaha yang berjalan.. Kunci keberhasilannya adalah harus rajin mencermati perkembangan usaha setiap harinya.
Baca juga: 6 Cara Penataan Produk di Toko agar Menarik Konsumen
Strategi kedua, kebutuhan tempat, sarana dan prasarana. Harus teliti dalam mencatat keperluan yang diperlukan dengan baik berupa peralatan utama hingga bahan baku yang digunakan. Selain lokasi usaha, kalian juga memerlukan cara untuk menginvestaris barang yang dimiliki. Hal tersebut berguna untuk mendata peralatan yang dimiliki secara lengkap, baik jumlah atau kualitas.
Strategi ketiga, bisa jadi sulit untuk mendapatkan tenaga kerja dengan keterampilan yang diinginkan. Untuk itu, diperlukan pelatihan atau pendampingan agar didapatkan keterampilan sesuai yang diinginkan. Perlu dipikirkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan diinginkan. Pikirkan upah hingga tunjangan bagi karyawan ya.