Share

Global Mediacom Raih Laba Bersih Rp1,4 Triliun pada 2019

Aditya Pratama, iNews · Selasa 11 Agustus 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 278 2260465 global-mediacom-raih-laba-bersih-rp1-4-triliun-pada-2019-anwfYE8K8H.png RUPS Global Mediacom (Foto: Aditya/iNews.id)

JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp1,4 triliun selama tahun 2019. Perolehan ini naik 70% dari perolehan tahun lalu sebesar Rp826,6 miliar.

Direktur PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Ruby Panjaitan mengatakan, selama tahun 2019 pendapatan Global Mediacom naik 11% atau senilai Rp12,9 triliun dibanding tahun lalu. Adapun, kontribusi terbesar berasal dari digital, non digital advertising dan content.

"Digital naik 167%, non digital naik 6%, kemudian content naik 15% dan di sini FTA dan content naik 12%. Kemudian, Pay TV dan internet broadband kita naik 12%," ujar Ruby dalam Public Expose BMTR di iNews Tower, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: Global Mediacom: KT Corporation Hanya Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19 

Ruby menambahkan, di kagetori others atau sektor non core Global Mediacom mengalami penurunan 10% seperti media cetak yang oplahnya mengalami penurunan. Kemudian, direct cost perseroan naik 11%. Lalu, kenaikan revenue jauh melebihi direct cost sehingga berdampak pada laba gross naik signifikan sebesar 12%.

Kemudian, general and administrative expenses Global Mediacom naik 7%, tetapi kenaikannya masih di bawah kenaikan gross profit, sehingga EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) mengalami kenaikan sebesar 12% atau Rp5,3 triliun.

"Dengan kenaikan EBITDA 12% maka menghasilkan kenaikan net income sebesar 70% dibanding tahun 2018," kata dia.

Baca Juga: Direktur Global Mediacom: Info Pailit Tidak Valid 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Global Mediacom David Fernando Audy menyampaikan, pendapatan perseroan disumbang masing-masing 60% dari MNCN dan 40% dari PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV).

"Ke depannya mungkin MVN bisa lebih besar dan MNCN bakal turun tapi MVN mungkin akan lebih tinggi lagi," ucap David.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini