JAKARTA - Asosiasi Eksportir Dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) membuat beberapa rekomendasi untuk pemerintah dan komponen-komponen penggerak ekonomi untuk memanfaatkan momen 17 Agustus 2020 yang akan datang untuk membangkitkan kesadaran berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Baca Juga: Menko Airlangga Prediksi Ekonomi RI Minus 1% di Kuartal III, Jadi Resesi Nih?
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum I Asephi Hatman dalam konferensi pers virtual Inacraft ke-22.
"Semua komponen penggerak ekonomi, baik itu pengusaha besar, UMKM, BUMN, dan pihak lainnya, harus mendukung pemerintah untuk merancang berdikari, berdiri di atas kaki sendiri dalam menghadapi wabah Covid-19 ini. Harus ada reformasi total paradigma di setiap komponen penggerak ekonomi," ungkap Hatman di Jakarta, Rabu (12/8/2020).
Baca Juga: Jokowi Gas dan Rem Selamatkan Ekonomi, Ini Penjelasan Erick Thohir
Pemerintah, menurut Asephi, harus bisa membuat regulasi ekonomi yang berpihak pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. BUMN, di sisi lain, harus bisa mengubah orientasi bisnis menjadi kepentingan kebutuhan hajat hidup orang banyak, seperti evaluasi harga BBM, tarif listrik, serta restrukturisasi pinjaman bank sampai ada pengumuman status bebas Covid-19 secara nasional.
"Pengusaha besar diharapkan mencari bahan baku dan juga peluang pasar dalam negeri, atau bahkan menjadi fasilitator pengusaha kecil dan menengah," tambahnya.