Awaluddin menambahkan, dalam situas pandemi seperti saat ini ada beberapa skenario yang disiapkan oleh perseroan. Pertama adalah skenario terbaik dengan target penumpang yang dilayani sebesar 39 juta orang dan 448 pergerakan pesawat
Kemudian skenario kedua adalah yang terburuk yang mana AP II hanya melayani 34,6 juta penumpang. Adapun jumlah pergerakan pesawat dalam skenario ini adalah 409 ribu movement.
"Yang apes skenario ketiga, hanya 351 ribu pergerakan pesawat dengan 29 juta pergerakan penumpang," ucap Awal.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.