Sebelum Borong Barang Diskon, Waspada Jebakan Harga Murah

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 320 2261806 sebelum-borong-barang-diskon-waspada-jebakan-harga-murah-57vRdZ7Y02.jpg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) menjadi salah satu momen yang tepat untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Karena barang yang dibutuhkan untuk kebutuhan ini bisa dijual dengan harga yang miring.

Hal ini menjadi momen yang tepat mengingat situasi perekonomian yang sedang tidak pasti akibat pandemi virus corona. Ditambah ekonomi Indonesia juga berada di ambang resesi.

Baca Juga: Ekonomi RI di Ambang Resesi, Investasi Apa yang Cuan?

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, belanja saat sedang pesta diskon memang sesuatu yang sangat bermanfaat dan bisa dijadikan pilihan. Namun sebelum belanja hendaknya untuk melakukan pengecekan harga di pasaran.

Salah satu caranya adalah dengan membandingkan harga dengan yang ada di market place. Jika memang harga perbandingan tersebut benar lebih murah, maka tidak perlu diragukan lagi untuk membeli barang tersebut.

Baca Juga: Bantuan Karyawan Rp600.000/Bulan Bisa Tingkatkan Konsumsi?

"Artinya dia bisa dapat harganya yang lebih murah dan saya sih pernah iseng dua tiga kali dan ternyata memang benar murah lalu dibandingkan harga pasarnya," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (13/8/2020).

Dalam beberapa kesempatan lanjut Andi, ketika ingin membeli barang-barang diskon dirinya selalu melakukan hal tersebut. Dan ternyata memang jika dibandingkan dengan harga normal, barang tersebut jauh lebih murah.

"Saya kan tipikal kalau mau beli sesuatu ngecek dulu nih. Ngecek di beberapa marketplace. Sewaktu ketika melihat eh benar enggak sih harganya segitu cek cek cek eh ternyata benar ih ya sudah kenapa enggak," kata Andi

Namun lanjut Andi, harus dipastikan juga jika barang yang dibeli ini harus sesuai kebutuhan. Karena menurutnya jika membeli barang hanya berdasarkan keinginan akan sangat percuma meskipun dengan harga murah.

"Kalau memang kebutuhannya ada di situ dan itu sesuatu yang urgent. Kalau kemudian ada panci lagi diskon padahal gada kebutuhan yang sangat urgent bahwa dia harus punya panci itu. Sudah gitu tambah lagi masuk kategori yang terdampak secara finansial saran saya sih mending di tahan dulu," kata Andi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini