Cara Bikin Rumah dengan Suasana Alam Meski di Tengah Kota

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 470 2261468 cara-bikin-rumah-dengan-suasana-alam-meski-di-tengah-kota-qSBLZu83yf.jpg Tips Properti Buat Rumah dengan Konsep Hutan di Tengah Kota. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menempatkan kolam ikan di menjadi ide lain menghadirkan suasana alam di rumah. Salah satu konsep rumah hutan kota, pepohonan, dan kolam menjadi satu kesatuan.

Dengan memadukan konsep hutan kota di hunian pribadi, dapat memberikan nuansa alami dan membuat rumah semakin terbuka. Salah satu yang bisa diberikan di tengah hunian pribadi ialah kolam ikan.

Baca Juga: 5 Cara Memilih dan Merawat Lantai Marmer agar Tetap Mewah

Desain dari Maliq Studio, konsultan arsitek di Aceh, area tengah rumah dibuat terbuka dengan menghadirkan kolam ikan dengan sisi ujung kolam pohon. Daun rambatan di sisi kolam dan teratai serta tanaman-tanaman air lainnya yang menambah keasrian hunian di tengah pemukiman ibu kota.

Arsitek Dede Aswandi menjelaskan, kolam di ruangan ini tidak mengganggu ruangan di dekatnya. Begitu juga dalam melakukan perawatan kolam meskipun menyatu dengan ruangan.

Baca Juga: 3 Jenis Tanaman yang Cook untuk Rumah Minimalis

"Karena kolam tersebut memiliki akses sendiri pada sirkulasi air yang diletakan di bawah jembatan lantai kayu yang menghubungkan antara ruang keluarga dan ruang makan sehingga tidak mengganggu dari segi estetika karena kelihatan seperti kamuflase," katanya, dikutip dari Koran SINDO, Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Dede menambahkan, fungsi posisi kolam di area tengah juga dapat menetralisirkan udara panas, dengan begitu ruangan menjadi lebih sejuk dan asri serta memberikan asupan oksigen lebih baik karna banyak tanaman air di tengah hunian.

Dia menjelaskan, jika ingin membuat konsep serupa, bangunan dipisah menjadi dua sehingga terdapat area transisi menuju area privasi, juga menjadikan area tengah sebagai titik berinteraksi dengan alam sehingga area belakang tertutup dimanfaatkan sebagai area servis.

Hal penting lainnya di sistem pengairan ini adalah saluran pembuangan karena diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ikan itu sendiri. Saluran pembuangan biasanya dibuat di dasar kolam sehingga bisa keluar seluruhnya. Perhatikan pula agar kolam tidak memiliki daerah mati, yakni bagian mendapatkan aliran air, misalnya pojok kolam bersudut 90 derajat.

Jika memang tidak bisa dihindari,maka dengan membuat tepian miring, atau nantinya letakan pancuran air di area ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini