Filosofi Uang Pecahan Baru Rp75.000 yang Ada Gambar MRT hingga Jalan Tol

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 20 2263406 filosofi-uang-pecahan-baru-rp75-000-yang-ada-gambar-mrt-hingga-jalan-tol-6jz7LQ8RKf.png Uang Pecahan Rp75.000 (Foto: Ist)

JAKARTA - Peluncuran resmi pecahan uang baru Rp75.000 merupakan bentuk rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia yang genap berusia 75 tahun pada 17 Agustus 2020. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa pecahan uang baru ini memiliki filosofi tersendiri, yaitu filosofi 3M.

"Filosofi 3M ini adalah mensyukuri kemerdekaan, memperteguh kebhinnekaan, dan menyongsong masa depan gemilang," ucap Perry dalam konferensi pers virtual Peluncuran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI di Jakarta, Senin (17/8/2020).

Baca Juga: Uang Pecahan Baru Rp75.000 Bukan Buat Alat Bayar

Filosofi ini pun tertuang dalam desain halaman muka dan belakang dari lembar mata uang Rp75.000. Halaman muka (depan) uang tersebut merupakan bentuk syukur atas kemerdekaan RI, dengan gambar peristiwa proklamasi oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta.

Selain itu, halaman muka juga dihiasi dengan ilustrasi berbagai pencapaian selama 75 tahun kemerdekaan RI seperti MRT, LRT, dan Tol Trans Jawa.

Baca Juga: Uang Khusus Rp75.000 Hanya Dicetak 75 Juta Lembar 

"Sementara itu, halaman belakang bermakna memperteguh kebhinekaan dengan ilustrasi anak-anak berpakaian adat tradisional yang mewakili wilayah barat, tengah, dan timur NKRI," ujar Perry.

Di halaman belakang tersebut, juga terdapat motif tenun nusantara, antara lain gringsing Bali, Batik Kalong Jawa, dan Songket Sumatera Selatan yang menggambarkan kebaikan, keagungan, dan kesucian. Halaman belakang juga melambangkan filosofi menyongsong masa depan gemilang pada era digital dengan satelit merah putih sebagai jembatan komunikasi NKRI.

"Juga ada peta Indonesia emas pada bola dunia yang melambangkan peran strategis Indonesia di kancah global. Anak-anak Indonesia di halaman ini juga digambarkan sebagai sumber daya manusia (SDM) unggul di era Indonesia Maju," pungkas Perry.

Rupiah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini