Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beri Edukasi Para Pelaku Usaha, FWD Life Hadirkan Webinar #BebasBerbagi

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2020 |16:07 WIB
Beri Edukasi Para Pelaku Usaha, FWD Life Hadirkan Webinar #BebasBerbagi
Foto : Dok.FWD Life
A
A
A

Virus Covid-19 telah mencuri perhatian seluruh warga dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan secara resmi mengumumkan Covid-19 tersebut sebagai pandemi atau wabah global. Munculnya pandemi tentu berdampak pada berbagai lini kehidupan, termasuk aktivitas para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah atau UMKM.

Sebagian besar pelaku UMKM kesulitan untuk mencapai target-target yang harus dicapai saat perekonomian nasional terganggu akibat pandemi. Selain kesulitan mencapai target, pelaku bisnis biasanya urung melakukan ekspansi. Pelaku bisnis UMKM biasanya baru bisa bergerak untuk proses ekspansi setelah pandemi mulai reda.

Dari situasi yang serba tidak pasti inilah, FWD Life, salah satu perusahaan pionir asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, menyelenggarakan program CSR Bebas Berbagi untuk mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.

Bekerjasama dengan Okezone, FWD Life menyediakan edukasi manajemen keuangan untuk mengembangkan bisnis yang bekelanjutan bagi para para pelaku bisni UMKM dan komunitas dengan topik “Bebas Khawatir, Bisnis Lancar Jaya di Masa Pandemi” melalui aplikasi Zoom.

Ade Bungsu, Direktur & Chief Proposition & Syariah FWD Life mengatakan, program Digital Financial Literacy merupakan salah satu inisiatif CSR FWD Life guna mendukung program OJK dalam meningkatkan literasi keuangan di tengah masyarakat Indonesia.

“Kami berharap melalui program ini, kami dapat mendukung para pelaku bisnis UMKM dan komunitas untuk membangun bisnis yang berkelanjutan serta menciptakan masyarakat untuk lebih melek keuangan. Terutama dalam situasi seperti ini, banyak orang yang bingung dalam mencari solusi untuk bisnis dan keuangannya,” jelasnya saat webinar, Kamis (13/8/2020).

Ade menambahkan, Kami ingin mengedukasi potensi yang ada dalam masyarakat untuk mengejar passion mereka dan mengubah passion tersebut menjadi sebuah bisnis yang berkelanjutan sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia khususnya para pelaku bisnis UMKM serta komunitas. Dalam keadaan serba tidak pasti ini, para pelaku bisnis juga harus menyadari pentingnya asuransi. Agar keberlangsungan bisnisnya dapat berjalan dengan lancar.

FWD Life menyediakan asuransi digital yang tidak rumit, simpel, dan serba digital. Sesuai dengan visinya merubah cara pandang masyarakat tentang asuransi.

“Seluruh agen asuransi kita saat ini juga sudah digital savvy, jadi tidak ada lagi proses yang lama dan harus bolak-balik isi form, semuanya sudah menggunakan aplikasi digital. FWD Life juga memiliki berbagai produk asuransi dengan premi yang terjangkau dan tentunya didukung oleh teknologi sehingga proses pembelian asuransi jiwa bisa semudah belanja online,” ungkapnya.

Tirta Prayudha, Co Founder Big Alpha Indonesia, mengatakan dalam situasi saat ini seorang pemilik bisnis yang melek finansial, lebih mungkin untuk sepenuhnya mengendalikan bisnis mereka. Hingga saat ini literasi keuangan di Indonesia hanya berada di kisaran 38% dan itu masih terbilang rendah.

“Karena itulah, para pelaku bisnis harus mendapatkan akses informasi dan layanan keuangan untuk mendukung kelancaran bisnis mereka. Dengan memahami manajemen finansial, para pelaku bisnis bisa mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola keuangannya,” ujar Tirta.

Seringkali kita mendengar istilah literasi keuangan, tapi berapa banyak dari kita yang benar-benar memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?

Pria yang meraih gelar Master of Business Administration, Energy Management, University of Aberdeen, Scotland, ini menambahkan, krisis tidak berlangsung selamanya. Jadi, poin kuncinya adalah bagaimana bertahan dalam kondisi sementara ini.

“Penting untuk mengelola biaya dan pengeluaran operasi Anda pada jalur yang benar. Kurangi semua yang tidak penting, digitalisasi bisnis Anda, bersikaplah gesit, serta tingkatkan ketrampilan berkomunikasi,” jelasnya.

Di samping itu, lanjut Tirta, penting untuk memahami literasi keuangan, pemisahan biaya, mempelajari laporan keuangan dasar dan kelola proses pembukuan, pelajari bagaimana kredit bekerja, serta kelola risiko melalui asuransi. Efisiensi bisnis dapat ditingkatkan melalui asuransi.

CM

(Yaomi Suhayatmi)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement