JAKARTA - Bisnis kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang diminati masyarakat. Seperti diketahui, saat ini kuliner bukan hanya sebagai kebutuhan pokok, namun menjadi kepentingan juga dalam gaya hidup.
Jika ingin merintis bisnis kuliner yang mudah diterima konsumen sebaiknya pilih bisnis makanan atau minuman yang memiliki potensi pemakaian tinggi serta sesuaikan dengan tren atau yang sedang populer digemari masyarakat.
Baca Juga: Usaha Tanpa Modal di Tengah Covid-19
Terkait hal tersebut, berikut merupakan beberapa faktor penting untuk mengembangkan bisnis kuliner skala rumah tangga, seperti dilansir dari buku "38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di Bawah 5 Juta" oleh Yuyun A, Jakarta, Selasa (18/8/2020).
1. Menentukan dan Mempelajari Jenis Makanan atau Minuman
Langkah awal dalam memulai bisnis ini adalah menentukan jenis produk makanan atau minuman skala rumah tangga yang akan dipilih. Setelah itu, mempelajari karakteristiknya, dari keberadaan bahan baku, peralatan yang dibutuhkan, cara membuat, kegunaan, cara mengonsumsi, cara penyimpanan, hingga proses pendistribusian.
2. Mengenal Target Pasar dan Segmentasi Konsumen
Segmentasi adalah pembagian konsumen berdasarkan kriteria tertentu. Segmentasi dimaksudkan untuk memudahkan fokus dalam mengenali konsumen yang akan membeli produk yang dijual.
Pembagian yang sangat mudah adalah membagi pasar secara ekonomi, yaitu segmen atau yang memiliki daya beli tinggi, segmen menengah dengan daya beli sedang, dan segmen bawah yang berkantong tipis
3. Positioning
Merupakan suatu persepsi atau image yang diciptakan agar produk yang dijual memiliki ciri tersendiri. Fungsi positioning adalah membuat produk yang dijual tidak mudah dilupakan konsumen di tengah ramainya pasar bisnis kuliner.