Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelombang PHK Boeing, 16.000 Karyawan Terancam

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2020 |11:39 WIB
Gelombang PHK Boeing, 16.000 Karyawan Terancam
Boeing (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Boeing Inc kembali berencana untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) lagi kepada para pekerjanya. PHK yang akan dilakukan oleh perusahaan pembuat pesawat ini diperkirakan akan dilakukan pada lebih dari 16.000 posisi.

Langkah PHK yang dilakukan perusahaan ini menyusul dampak dari pandemi virus corona. Sehingga, ada sekitar ratusan pemesanan pesawat yang dibatalkan, mengingat kondisi keuangan maskapai juga sedang sulit akibat pandemi ini.

 Baca juga: Industri Penerbangan Dihantam Corona, Boeing PHK 6.770 Karyawan

"Pandemi telah menimpa orang-orang kami, bisnis kami, dan industri kami. Meskipun ada beberapa tanda pemulihan, kenyataannya kami berada dalam posisi yang menantang," kata CEO Dave Calhoun mengutip CNN, Rabu (19/8/2020).

Menurut Dave, akan ada opsi-opsi baru yang ditawarkan kepada karyawannya. Seperti misalnya memberikan lampu hijau kepada para karyawan yang ingin meninggalkan perusahaan secara sukarela dengan paket gaji dan tunjangan.

 Baca juga: CEO Boeing: Perlu Bertahun-tahun Pulihkan Dividen Perusahaan

"Tindakan ini akan memperpanjang pengurangan tenaga kerja kami secara keseluruhan melebihi target 10% awal dan akan memungkinkan lebih banyak karyawan yang ingin meninggalkan perusahaan untuk melakukannya secara sukarela dengan paket gaji dan tunjangan," kata Calhoun.

"Yang penting, ini juga akan membantu membatasi tindakan tenaga kerja paksa tambahan. Saya benar-benar berharap permintaan pasar saat ini dapat mendukung jumlah tenaga kerja kita. Sayangnya, PHK adalah langkah yang sulit tetapi perlu untuk menyelaraskan dengan realitas baru kita," imbuhnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement