Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelombang PHK Boeing, 16.000 Karyawan Terancam

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2020 |11:39 WIB
Gelombang PHK Boeing, 16.000 Karyawan Terancam
Boeing (Shutterstock)
A
A
A

Selain itu, Boeing juga tengah menyiapkan strategi baru untuk mendongkrak penjualan. Bulan lalu, Boeing mengatakan akan memproduksi pesawat dengan kecepatan yang lebih lambat dari perkiraan sebelumnya untuk tahun-tahun mendatang.

Mereka telah mengumumkan akan berhenti membangun 747 ketika pesanan saat ini untuk versi kargo pesawat habis pada tahun 2022. Ia sedang mempertimbangkan apakah akan mengkonsolidasikan produksi 787 Dreamliner, yang sekarang dibangun di pabrik-pabrik di negara bagian Washington dan Carolina Selatan, sekaligus atau fasilitas lainnya.

Pemotongan yang diumumkan pada bulan April menargetkan sebagian besar unit pesawat komersial Boeing. Putaran terakhir pembelian akan ditawarkan kepada karyawan di sana, dan juga kepada pekerja di kantor perusahaan dan layanan pesawat.

Awal tahun ini 5.500 karyawan Boeing setuju untuk mengambil paket pembelian dan meninggalkan perusahaan secara sukarela. Perusahaan kemudian memberhentikan 6.800 lainnya di bulan Mei. Tetapi saat mereka bersiap untuk pemotongan tambahan yang mencapai target 16.000, rencana produksi jangka panjang berubah menjadi lebih buruk.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement