JAKARTA - Ekonomi Indonesia di ambang resesi setelah pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 minus 5,3%. Meski Indonesia belum masuk jurang resesi, negara kawasan ASEAN seperti Filipina dan Singapura sudah dinyatakan resesi.
Dalam menghadapi kemungkinan resesi, Cash is king menjadi topik yang sangat penting. Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, pada situasi krisis seperti saat ini uang cash menjadi hal yang sangat penting.
Namun, bukan berarti semua kebutuhan bisa dipenuhi oleh uang cash. Selain dana darurat, dirinya juga menyarankan untuk menyiapkan dana dalam investasi, lalu menggunakan asuransi seminimalnya untuk mengcover kebutuhan kesehatan.
Sementara itu, Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan pengeluaran juga harus bisa dipilah-pilah. Ada baiknya pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting atau yang sifatnya untuk memenuhi kebutuhan lifestyle ada baiknya untuk ditunda.
Andi Nugroho mengatakan, alasan mengapa uang cash menjadi sangat penting adalah agar bisa menjadi modal ketika situasi sulit menerpa. Misalnya terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada perusahaan tempat bekerja.
Baca Selengkapnya: Bagaimana Cara Mengelola Keuangan di Tengah Ancaman Resesi?
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.