BI: Tak Ada Eksklusivitas dalam Tukar Uang Peringatan Kemerdekaan Rp75.000

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 20 2267589 bi-tak-ada-eksklusivitas-dalam-tukar-uang-peringatan-kemerdekaan-rp75-000-JI3KOqbT4n.jpeg Uang Pecahan Rp75.000 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyampaikan bahwa Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun Republik Indonesia senilai Rp75.000 melambangkan kebangkitan dan optimisme Indonesia, khususnya untuk generasi muda, menyongsong masa depan. Terlebih, di perayaan HUT RI ke-75 ini, Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.

"Pencetakan uang ini juga dilakukan sedemikian ketat, dan antusiasme masyarakat dari ujung Aceh hingga Papua juga menunjukkan bahwa UPK 75 tahun ini juga menjadi pemersatu bangsa, karena mereka juga bersatu mencari uang ini," ungkap Heru dalam Webinar - Ngomongin Uang Peringatan Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga: Penukaran Uang Khusus Rp75.000 Dibuka Secara Kolektif, Ini Syaratnya 

Senada dengan Heru, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Marlison Hakim menegaskan bahwa tidak ada eksklusivitas dalam memperoleh atau menukar UPK ini.

"Nilainya sama semua, yaitu Rp75.000, ini memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat, jadi tidak ada eksklusivitas dalam hal ini," tegas Marlison.

 

Dalam perencanaan UPK ini selama 2 tahun, BI sebelumnya telah berkumpul dan berdiskusi dengan para budayawan, sejarawan, kementerian, dan pemerintah daerah (pemda). Hingga akhirnya, diperoleh filosofi 3 M di setiap lembaran UPK 75 tahun ini.

"Mensyukuri Kemerdekaan, Memperteguh Kebhinekaan, dan Menyongsong Masa Depan Gemilang, itu filosofi yang mendasari UPK 75 tahun ini," tutur Marlison.

Rupiah Ditutup Melemah di Rp13.885/USD

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini