Share

Sudah Disuntik Rp365 Triliun, American Airlines PHK 19.000 Karyawan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 320 2267596 sudah-disuntik-rp365-triliun-american-airlines-phk-19-000-karyawan-XS810qpNGY.jpg American Airlines Berencana Memangkas 19.000 Pekerja. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - American Airlines berencana memangkas 19.000 pekerja ketika bantuan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) berakhir pada Oktober. Perusahaan terkena dampak signifikan akibat pandemi karena permintaan perjalanan lewat jalur udara menurun drastis.

Maskapai penerbangan yang berbasis di Fort Worth, Texas, mempekerjakan lebih dari 140.000 orang. Pemerintah AS pun meminta perusahaan untuk tidak merumahkan para pekerja hingga 30 September, dengan memberi paket bantuan senilai USD25 miliar atau sekitar Rp365 triliun (mengacu kurs Rp14.600 per USD) untuk menghadapi krisis Covid-19.

Namun setelah bantuan itu berakhir, American Airlines merasa tidak akan sanggup mempertahankan pekerja karena pendapatan terganggu akibat permintaan perjalanan yang turun.

Baca Juga: Maskapai Bidik 20 Juta Penumpang Pesawat di Semester II

Maskapai menyebut kapasitas isi pada keempatnya akan menjadi setengah dari level tahun lalu dan penerbangan jarak jauh internasional hanya akan 25% dari jadwal 2019.

“Kami telah mendatangi berkali-kali selama pandemi, seringkali dengan pembaruan yang serius di dunia yang tidak dapat kami bayangkan. Hari ini adalah pesan tersulit yang harus kami bagikan sejauh ini, pengumuman pengurangan staf tidak disengaja mulai 1 Oktober," tulis CEO American Airlines Doug Parker dan presidennya, Robert Isom mengutip CNBC, Rabu (26/8/2020).

Pasca PHK, maskapai menyebut jumlah karyawannya yang diberhentikan akan menjadi sekitar 40.000 orang. Angka itu sudah menghitung cuti 17.500 pekerja serikat, termasuk pramugari, pilot dan mekanik, dan 1.500 pekerjaan administrasi dan manajemen.

Baca Juga: Ekonomi RI Kuartal III Pajak Stuck dan Daya Beli Mentok, Jokowi: Kuncinya Investasi

Tak hanya American Airlines, maskapai lainnya juga memperingatkan tentang PHK kepada para pekerjanya. Delta Air Lines misalnya, berencana untuk menghentikan 1.941 pilot jika dapat mencapai kesepakatan pemotongan biaya dengan serikat pekerja.

Kemudian United memperingatkan 36.000 karyawan bulan lalu bahwa pekerjaan mereka berisiko. Southwest Airlines tidak berharap untuk memangkas pekerjaan pada tahun 2020 karena lebih dari seperempat tenaga kerjanya mendaftar untuk semacam cuti atau pembelian sukarela.

Sekitar setengah dari 2.500 pilot Spirit akan bekerja lebih sedikit untuk menghindari cuti musim gugur ini, kata serikat pekerja Selasa. Serikat pekerja dan operator telah mendesak anggota parlemen untuk memberikan bantuan USD25 miliar atau Rp365 triliun lagi untuk mempertahankan pekerjaan hingga Maret.

Proposal tersebut telah memenangkan dukungan bipartisan tetapi Kongres sejauh ini gagal mencapai paket bantuan virus korona nasional lain yang dapat mencakup bantuan tambahan untuk maskapai penerbangan.Perpanjangan bantuan federal memberikan

“Satu-satunya masalah dengan undang-undang tersebut adalah ketika diundangkan pada Maret, diasumsikan bahwa pada 30 September, virus akan terkendali dan permintaan untuk perjalanan udara akan kembali,” kata mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini