JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan penyebab utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meningkat. Direktur Kekayaan Negara Meirijal Nur mengatakan peningkatan ULN BUMN dikarenakan aksi korporasi.
"Saya terus terang personally belum memantau BUMN mana yang mengalami utang luar negeri. Ketika mengalami kesulitan keuangan, apa dia membutuhkan cashflow, normal untuk memberikan leveraging, yang melihat potensi dan kemampuan lembaga itu," ujar Meirijal di diskusi virtual, Sabtu (30/8/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Targetkan Dividen BUMN Rp26 Triliun, Erick Thohir: Ya Kita Coba
Dia menegaskan, peningkatan ULN BUMN bukan karena ada instruksi dari pemerintah. Hal ini memang murni banyaknya aksi korporasi.
"Enggak mungkin lembaga international memberikan pembiayaan yang enggak mampuu bayar umkm. Pemerintah enggak menyuruh BUMN untuk menyuruh itu maupun untuk melakukan pinjaman itu," jelasnya.