Ganja Masuk Daftar Tanaman Binaan, Kementan Angkat Bicara

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 320 2269446 ganja-masuk-daftar-tanaman-binaan-kementan-angkat-bicara-CQ11EVhUC6.jpg Ganja Masuk List Tanaman Obat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Ganja masuk ke dalam list tanaman obat. Fenomena ini pun menuai tanda tanya, lantaran ganja adalah salah satu jenis narkoba.

Masuknya ganja dalam list tanaman obat ditulis dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 104 Tahun 2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha mengatakan, sebenarnya tanaman ganja adalah jenis tanaman psikotropika dan selama ini telah masuk dalam kelompok tanaman obat sejak 2006 dengan Kepmentan 511 Tahun 2006.

Baca Juga: Covid-19 Belum Usai, RI Perluas Lahan Pertanian 200.000 Ha

"Pada tahun 2006, pembinaan yang dilakukan adalah mengalihkan petani ganja untuk bertanam jenis tanaman produktif lainnya, dan memusnahkan tanaman ganja yang ada saat itu," terang Tommy, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8/2020).

Pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, hanya bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan atau ilmu pengetahuan dan secara legal oleh UU Narkotika. "Saat ini juga belum dijumpai satu pun petani ganja yang menjadi petani legal, dan menjadi binaan Kementan," tuturnya.

Baca Juga: 5 Teknologi Andalan yang Bantu Industri Pertanian Indonesia

Pada prinsipnya Kementerian memberikan izin usaha budidaya pada tanaman sebagaimana dimaksud pada Kepmentan 104/2020, namun dengan tetap memperhatikan ketentuan dalam Peraturan Perundang-undangan.

Selain itu, dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura disebutkan di Pasal 67 (1) budidaya jenis tanaman hortikultura yang merugikan kesehatan masyarakat dapat dilakukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau ilmu pengetahuan, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang. (fbn)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini