RI Punya Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik, Ini Penampakannya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 320 2270656 ri-punya-stasiun-penukaran-baterai-kendaraan-listrik-ini-penampakannya-asoqNPxmSi.png Peresmian Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum. (Foto: Okezone.com/Kementerian ESDM)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenalkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Stasiun ini merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Selain itu diatur juga dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Baca Juga: Perlahan, Pemilik Perusahaan Mobil Listrik Asal China Ini Jadi Miliarder Baru

"Untuk pertama kalinya kami memperkenalkan keberadaan percontohan SPBKLU di kantor Ditjen Ketenagalistrikan. Sebagai tahap awal, SPBKLU ini hanya digunakan untuk kendaraan bermotor listrik roda dua," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga: Sst... Bos Hyundai Mau Video Call Menko Luhut, Bahas Apa Ya?

Rida menyampaikan, untuk membangun SPBKLU dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dilakukan bersama PT PLN (Persero).

"Hari ini kita tidak hanya memperkenalkan apa sih swap (penukaran baterai) ini. Tapi saya ingin kemukakan bahwa dengan kolaborasi dan kerja sama antar pihak yang terkait, baik kami di pemerintahan, PLN selaku operator penyedia listrik, pihak yang membutuhkannya seperti Grab, serta pihak yang bergerak di bidang penyewaan baterainya, rasanya (pertumbuhan SPBKLU) ini bisa lebih cepat," ujar Rida.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Mega Project PT PLN (Persero) M Ikhsan Asaad mengatakan, kecepatan dan kemudahan penukaran baterai ini menjadi terobosan yang penting dalam pengembangan kendaraan bermotor listrik. 

"Salah satu kendala motor listrik adalah charging-nya. Bagaimana kalau listriknya habis? Alhamdulillah hari ini dengan adanya SPBKLU ini jadi memudahkan orang untuk beralih ke kendaraan listrik, sehingga udara Jakarta lebih bersih. Ke depan, kita bisa mengurangi impor BBM kita. Ini juga memudahkan tujuan Pemerintah mengurangi emisi dan mempercepat peningkatan kendaraan listrik," katanya.

Penukaran baterai kendaraan listrik ini juga dianalogikan dengan penukaran air mineral galon.

"Prosesnya paling gampang. Prinsip penukaran baterai seperti prinsip penukaran galon. Kita menukar galon yang kosong, kita diberikan yang sudah diisi. Untuk pengisian, biarkan mesin yang melakukannya," ujar Founder Ezyfast Nicodemus Suheri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini