Pejabat Maskapai United Airlines mengatakan jumlah yang akan di PHK kurang dari perkiraan pada saat Juli. Hal kni dikarenakan 7.400 karyawan memutuskan untuk pensiun dini atau resign dengan sukarela.
"Ini adalah harapan kami bahwa segala sesuatunya tidak akan kembali normal sampai vaksin dikembangkan dan diberikan secara luas," kata seorang eksekutif United Airlines dilansir dari CNN, Kamis (3/9/2020).
Baca Juga: Maskapai Australia Qantas PHK 6.000 Karyawan
Dia menekankan bahwa perpanjangan perlindungan penggajian CARES Act dapat membendung PHK atau merumahkan karyawan. Namun sayangnya, dana talangan baru nampaknya tidak akan mungkin diberikan.
"Untuk lebih jelasnya, perpanjangan akan menjadi satu hal yang akan mencegah cuti paksa pada 1 Oktober dan mudah-mudahan menunda dampak potensial pada karyawan hingga awal 2021," bunyi memo itu.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.