United Airlines Bakal PHK 16.370 Karyawan Mulai 1 Oktober

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 320 2271876 united-airlines-bakal-phk-16-370-karyawan-mulai-1-oktober-Sh38GxxhjE.jpg Pesawat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Maskapai United Airlines berencana merumahkan 16.370 pekerjanya. Hal ini seiring akan berakhirnya bantuan dari pemerintah AS pada 1 Oktober 2020.

Rencana pemangkasan United termasuk 6.920 pramugari. Kebijakan dirumahkan juga diberikan kepada 2.850 pilot, 2.010 mekanik dan 1.400 karyawan manajemen dan administrasi.

Tapi, serikat pekerja yang mewakili mereka mengatakan, sebanyak 14 ribu orang lainnya juga tidak akan mendapatkan gaji pada Oktober. Kecuali pemerintah AS memberikan bantuan sebesar USD25 miliar atau sekitar Rp369 triliun (mengacu kurs Rp14.700 per USD)

Dengan tidak adanya rebound perjalanan udara atau bantuan federal baru yang terlihat, United Airlines mengatakan akan mengurangi sekitar 20% karyawan dalam waktu kurang dari sebulan.

Baca Juga: Sudah Disuntik Rp365 Triliun, American Airlines PHK 19.000 Karyawan 

Pejabat Maskapai United Airlines mengatakan jumlah yang akan di PHK kurang dari perkiraan pada saat Juli. Hal kni dikarenakan 7.400 karyawan memutuskan untuk pensiun dini atau resign dengan sukarela.

"Ini adalah harapan kami bahwa segala sesuatunya tidak akan kembali normal sampai vaksin dikembangkan dan diberikan secara luas," kata seorang eksekutif United Airlines dilansir dari CNN, Kamis (3/9/2020).

Baca Juga: Maskapai Australia Qantas PHK 6.000 Karyawan 

Dia menekankan bahwa perpanjangan perlindungan penggajian CARES Act dapat membendung PHK atau merumahkan karyawan. Namun sayangnya, dana talangan baru nampaknya tidak akan mungkin diberikan.

"Untuk lebih jelasnya, perpanjangan akan menjadi satu hal yang akan mencegah cuti paksa pada 1 Oktober dan mudah-mudahan menunda dampak potensial pada karyawan hingga awal 2021," bunyi memo itu.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini