Manfaat Asuransi Jiwa di Tengah Covid-19 dan Ancaman Resesi

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 622 2271912 manfaat-asuransi-jiwa-di-tengah-covid-19-dan-ancaman-resesi-Zi36KfnKo7.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Asuransi menjadi hal yang harus dimiliki dalam kondisi saat ini. Mengingat situasi yang terjadi saat ini masih diselimuti oleh ketidakpastian akibat adanya pandemi virus corona.

Apalagi, ekonomi Indonesia berada dalam bayang-bayang resesi.Hal tersebut menyusul ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 yang -5,3% secara tahunan (year on year/yoy) yang artinya, jika pada kuartal III-2020 negatif lagi maka ekonomi Indonesia secara resmi mengalami resesi.

 Baca juga: Asuransi Penting saat Resesi tapi Sesuaikan dengan Kantong

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, dalam situasi seperti ini, asuransi kesehatan seperti BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) penting untuk dimiliki. Hal ini sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu pada kesehatan selama pandemi, sehingga bisa tercover oleh BPJS Kesehatan.

"Harus (punya asuransi). Setidaknya Anda punya BPJS, jika memang punya asuransi swasta itu lebih bagus lagi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (3/9/2020).

 Baca juga: Berlagak Sok Kaya tapi Bikin Miskin, Ini Penyebabnya

Menurut Mike dengan memiliki asuransi bisa sedikit tenang jika memang terkena covid ataupun penyakit lainya. Karena pihak asuransi akan mengcover seluruh biaya pengobatannya.

Hal ini berbeda ceritanya jika tidak memiliki asuransi sama sekali. Untuk biaya berobat, harus merogoh kocek kantong sendiri, yang mana pada masa seperti ini pemasukan sedang sulit-sulitnya.

 Baca juga: Dapat Subsidi Gaji Rp2,4 Juta, Begini Hitung-hitungan Pengelolaannya

"Setidaknya untuk covid-19 pasti pemerintah cover selagi Anda patuh dalam membayar iuran premi BPJS kesehatan. Insyaallah selalu dicover sama pemerintah," kata Mike.

Saat pandemi seperti ini minimal asuransi yang harus dimiliki adalah kesehatan. Jika memang sudah berkeluarga dan memiliki uang lebih, bisa juga mulai memiliki asuransi jiwa.

"Paling sedikitnya BPJS Kesehatan anda harus punya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa kalau kita ikut BPJS kita ada Asuransi kesehatan kalau meninggal ada asuransi kematian tapi tidak besar kan," kata Mike.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini