Jokowi Tambah Subsidi Bunga KUR, Ini Rinciannya

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 07 September 2020 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 320 2273902 jokowi-tambah-subsidi-bunga-kur-ini-rinciannya-EJoJVpgGB0.jpg KUR (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kebijakan tambahan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama masa pandemi Covid-19 mengalami perubahan melalui Peraturan Menteri Perekonomian (Permenko) Nomor 16 Tahun 2020

Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Gede Edy Prasetya mengatakan bahwa Permenko 16/2020 ini turut mengubah beberapa ketentuan yang sebelumnya dimuat dalam Permenko 6/2020 dan Permenko 8/2020.

"Perubahan subsidi bunga KUR dari yang sebelumnya 6% selama 3 bulan dan 3% selama 3 bulan, menjadi 6% sampai Desember 2020," ungkap Gede dalam 'Sosialisasi Virtual Permenko Nomor 15 dan Permenko Nomor 16 Tahun 2020 di Wilayah Jawa' di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Baca Juga: Skema Penyaluran KUR Diubah, Simak dan Ketahui Pedomannya di Sini 

Selain itu, Permenko 16/2020 ini juga mengubah penundaan penetapan target penyaluran KUR sektor produksi pada tahun 2020 yang sebelumnya ditetapkan minimal sebesar 60%.

"Penundaan penetapan target tersebut berlaku pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2021 atau sesuai hasil evaluasi selanjutnya. Melalui penundaan tersebut, maka penyalur KUR dapat menyalurkan ke seluruh sektor ekonomi tanpa pembatasan sektor perdagangan maksimal 40%," pungkas Gede.

Adapun tambahan subsidi bunga KUR pada masa pandemi Covid-19 ini diberikan kepada:

1. Penerima KUR lama maupun baru dengan kolektibilitas 1 atau 2 dan akad kredit sampai dengan 31 Desember 2020;

2. Penerima KUR lama maupun baru yang mengajukan restrukturisasi maupun non restrukturisasi;

3. Penerima KUR lama maupun baru yang mengajukan atau tidak mengajukan tambahan subsidi bunga KUR.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini