Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Pengusaha Tak Sabar Disuntik Vaksin Covid-19
Kedua, anggaran keamanan dan ketertiban yang naik jadi Rp165 triliun bersamaan dengan anggaran pertahanan yang naik jadi Rp137 triliun. "Apakah skenario pandemik dunia yang sekarang ini terjadi di global yang relatif berpengaruh ke Ekonomi masuk di dalam konfilik politik? Mengapa tiba-tiba anggaran hankam jadi Rp165 triliun? Ada skenario apa?," ungkap dia.
Dengan demikian dapat disampaikan, bahwa desain APBN 2021 tidak kokoh dan didesain tidak jelas bahkan tidak fokus mengatasi covid. "Ini pendekatan tidak jelas, arah demand side tidak suplay side juga tidak. Tidak jelas ini, yang lebih anehnya APBN 2021 malah anggaran kesehatan turun dari Rp87,5 triliun hanya Rp25,4 triliun," cetus Didin.