JAKARTA - VP Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Al Fatih memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan mengalami penurunan. Hal itu akan terjadi dalam kurun waktu jangka pendek.
Meskipun begitu, menurutnya penurunan IHSG ke depannya tidak akan sedalam seperti hari ini yang mana IHSG turun 94,69 poin atau 1,81% ke 5.149.
Baca Juga: Covid-19 Jadi Ancaman Turunnya IHSG
"Untuk jangka pendek mungkin masih berlanjut, tapi mungkin lebih tidak sederas ini karena kan penurunannya sudah cukup beberapa hari ini," ujar Al Fatih dalam acara Market 2nd session closing IDX Channel, Rabu (9/9/2020).
Al Fatih menambahkan, posisi IHSG pada akhir Agustus lalu berada di 5.314 dan hingga hari ini telah mengalami penurunan sebesar 10%. Ini memungkinkan muncul adanya pembelian secara spekulatif jangka pendek memanfaatkan penurunan yang ada.
"Mungkin saja akan turun tapi penurunannya cenderung tidak sebesar hari ini," kata dia.
Al Fatih menyebut, IHSG masih akan bergerak di sekitar 5.150-5.100 sekaligus ini menandakan telah mendekat ke support. Adapun pola pergerakan support masih akan terjadi penurunan.
Namun, dia melihat cenderung akan terjadi rebound dalam beberapa waktu ke depan yang mana bermaksud untuk menunjukkan arah-arah selanjutnya apakah ada penurunan kembali atau melanjutkan tren naik.
"Jadi, sebenarnya kalau kita lihat saat ini masih tren naik, jadi ini koreksi sebagian dari tren naik kecuali kalau nanti tembus 5.100-5.050 itu akan berbeda," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.