3 Cara Persiapkan Dana Darurat Selama Pandemi Covid-19

Safira Fitri, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 622 2274847 3-cara-persiapkan-dana-darurat-selama-pandemi-covid-19-Ks7aQDigCX.jpg Tips Mengatur Keuangan Selama Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kebutuhan darurat atau mendadak selalu menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari. Apalagi di tengah pandemi, dibutuhkan dana darurat untuk mewaspadai hal yang tidak pasti saat kondisi sekarang.

Secara umum, segalanya yang bersifat darurat sudah pasti harus dipenuhi saat itu juga, bagaimana pun caranya. Biasanya, kebutuhan tersebut berhubungan dengan bagaimana cara untuk tetap bertahan hidup meski terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Oleh sebab itu, sudah selayaknya menyiapkan dana darurat sedini mungkin, agar tetap siap dalam menghadapi suatu urgensi yang mendesak.

Baca Juga: 4 Manfaat Investasi Forex Trading, Harga Tidak Bisa Dipermainkan

Lantas berapa besaran kebutuhan dana darurat yang perlu dipersiapkan? Nah, besarnya dana darurat bagi setiap orang atau keluarga berbeda-beda, berikut lebih jelasnya seperti dilansir dari buku Succesful Financial Planner oleh Prof. Dr. Adler H. Manurung, R.F.C., Lutfi T. Rizky, S.E., M.M., R.F.A., Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Pertama, secara teori, kebutuhan dana darurat bagi perorangan yang belum menikah atau tidak mempunyai tanggungan, sedikitnya sebesar 3 hingga 6 bulan kebutuhan hidup sehari-hari.

Jumlah 3 bulan dibutuhkan karena tidak memiliki tanggungan, sehingga tidak ada orang lain yang harus juga menanggung derita apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Mau Investasi, Jangan Cuma Ikut-ikutan

Kedua, kebutuhan dana darurat untuk keluarga kecil dengan 2 orang anak, sedikitnya sebesar 6 hingga 12 bulan kebutuhan hidup sehari-hari.

Ketiga, kebutuhan dana darurat untuk keluarga besar dengan 3 orang anak atau lebih, sebesar lebih dari 12 bulan kebutuhan hidup sehari-hari.

Pada intinya, perbedaan besaran tersebut akan tergantung dari situasi perorangan atau keluarga tersebut dan tergantung dari seberapa banyak jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini