Tangani Covid-19, Duit Negara Masih Banyak?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 320 2275664 tangani-covid-19-duit-negara-masih-banyak-m11grbV4Be.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah memiliki anggaran yang cukup untuk menangani permasalahan kesehatan. Pernyataan itu sekaligus merespon kebijakan Anies Baswedan yang menarik rem darurat dengan menerapkan kembali PSBB setelah jumlah orang positif Covid-19 di Jakarta meningkat tajam.

Ketua Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto pun memastikan bahwa kapasitas kesehatan yang dimiliki pemerintah tidak terbatas, dan tersedia untuk masyarakat.

 Baca juga: Covid-19 Belum Usai, Ekonomi Diprediksi Baru Pulih 2022

"Pemerintah menegaskan tidak ada kapasitas kesehatan yang terbatas, pemerintah punya dana yang cukup. Pemerintah akan menambah kapasitas bed, pemerintah akan meyakinkan semua daerah termasuk DKI Jakarta," ujar Airlangga dalam konferensi pers, di BNPB, Kamis (10/9/2020).

Karena itu, Airlangga menyebut, ekonomi juga harus menjadi pertimbangan bila PSBB diberlakukan. Dengan kata lain, ekonomi dan kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini harus berjalan saling beriringan.

 Baca juga: Kemenhub Panggil Pengusaha Transportasi Bahas Putusan Anies

"Dalam penanganan pandemi Covid-19, kesehatan dan ekonomi kita bergerak dalam satu bahasa dan tindakan yang sama dan rapat koordinasi adalah untuk menyeimbangkan hal-hal terkait masukkan dan concern yang ada," kata dia.

Dia pun mengatakan, bawah wisma atlet yang selama ini digunakan untuk menangani pasien positif Covid-19 masih memiliki ketersediaan ruang yang cukup. Bahkan empat yaitu tower 5, 6, 7 dan 8 di wisma atlet akan diintensifikasi untuk merawat pasien isolasi mandiri dan pasien dari luar negeri.

 Baca juga: Ekonomi RI Bisa Minus di Atas 3%

Bahkan, bila diperlukan hotel dengan predikat bintang dua dan tiga akan disulap sebagai ruang perawatan pasien Covid-19 jika kapasitas di rumah sakit tidak mencukupi.

"Pemerintah pusat memberikan perhatian serius terkait perkembangan situasi dan selalu meningkatkan rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Kami akan terus menambah fasilitas di hotel termasuk memanfaatkan hotel bintang dua dan tiga," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini