Mal Dibuka saat Jakarta PSBB, APPBI: Masih Ada Lapangan Pekerjaan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 14 September 2020 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 320 2277307 mal-dibuka-saat-jakarta-psbb-appbi-masih-ada-lapangan-pekerjaan-Ybh7KQ9YiQ.jpg Ilustrasi Mal (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di wilayah Ibu Kota. Salah satu dampak dari PSBB total adalah restoran di dalam mal atau di luar pun dilarang menerima pengunjung untuk makan di tempat.

Ketua DPD Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Ellen Hidayat menilai dengan adanya pelarangan restoran menerima pelanggan makan di tempat, maka jumlah pengunjung mal akan semakin berkurang. Di mana sejak dibuka 15 Juni 2020, total pengunjung pusat perbelanjaan pun hanya berkisar 35% hingga 50% dari sebelum adanya pandemi.

Baca Juga: Mal Tak Ditutup saat Jakarta PSBB Total, Ini Langkah APPBI

“Dengan tidak diizinkannya restoran untuk makan di tempat tentunya akan bisa mempengaruhi traffic yang sudah dicapai saat ini, apalagi perkantoran juga dibatasi,” kata Ellen dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2020).

Menurut dia, keadaan ini memang masih berat bagi para pelaku usaha dan juga pengelola mal. Namun dengan melihat bahwa banyak pihak yang terimbas dengan ditutupnya mal, maka saat ini baik pengelola pusat belanja dan juga para tenant bekerja sama untuk bisa melewati keadaan yang berat ini.

“Di mana setidaknya kami masih bisa membuka lapangan kerja bagi para karyawan yang sangat membutuhkan penghasilan,” ujarnya.

Baca Juga: Mal Ditutup saat Jakarta PSBB Total, Pekerja Ini Pulang Kampung

Dia menilai keputusan yang diambil pihak Pemprov juga sudah maksimal dengan berbagai pertimbangan. Dengan begitu, harapannya pandemi ini bisa segera meninggalkan Jakarta.

Seperti diketahui, berdasarkan Pergub No 88/2020 mal tetap diizinkan untuk beroperasional dengan kapasitas maksimum pengunjung adalah 50 % yang berada dalam lokasi dalam waktu bersamaan. Kemudian, jam operasional pusat belanja tetap seperti yang berlaku sama seperti saat masa PSBB transisi, yakni antara pukul 10.00 – 21.00 WIB.

Selanjutnya, restoran yang berada di dalam mal tetap bisa membuka tenantnya, tapi tidak diizinkan untuk melayani pengunjung makan di tempat. Adapun, kategori yang tidak diizinkan beroperasi adalah bioskop, pusat kebugaran atau fitness dan mainan anak.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini