Pengusaha Restoran Masih Bandel saat PSBB, Kadin: Sanksinya Berat Lho

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 14 September 2020 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 320 2277569 pengusaha-restoran-masih-bandel-saat-psbb-kadin-sanksinya-berat-lho-Q4bvqtakQN.jpg Restaurant (Shutterstock)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Provinsi DKI Jakarta melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama dua pekan mulai 14 sampai 27 September 2020.

Selama PSBB total tidak hanya masyarakat saja yang ditertibkan, namun tempat usaha Restoran, rumah makan, cafe dan sejenisnya juga ikut diatur. Dimana tempat usaha tersebut, hanya menerima pesan antar / bawa pulang, tidak boleh menerima pengunjung untuk makan di tempat. Jika melanggar akan dikenakan sanksi.

 Baca juga: Hadapi Covid-19, Peter Gontha Minta Pengusaha Besar Indonesia di Singapura untuk Mudik

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Kreatif, Erik Hidayat mengungkapkan ada beberapa sanksi jika tempat usaha tersebut melanggar aturan. Mulai dari sanksi yang ringan yaitu penutupan tempat usaha selama tiga hari.

"Jika melakukan pelanggan ke dua kalinya akan ada denda administrasi sebesar Rp 50 juta" kata Erik dalam konferensi pers secara virtual, Senin (14/9/2020).

 Baca juga: Hotel Dipakai untuk Isolasi Pasien Covid-19, Duit Pemerintah Masih Cukup?

Ia melanjutkan, sanksi administrasi yang paling besar itu denda Rp 150 juta. Dan yang paling berat sanksinya adalah penutupan tempat usaha.

"Penetapan sanksi ini bertahan, namun menurut saya kena denda sampai Rp50 juta aja berat loh dalam situasi seperti ini. Jadi ya nurut aja, demi keselamatan bersama," terangnya.

 Baca juga: 59 Negara Lockdown Indonesia, Airlangga: Perjalanan Bisnis Masih Bisa

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauannya hingga saat ini sudah banyak pelaku usaha yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Meski menambah pengeluaran, namun penyediaan protokol kesehatan hal yang utama.

"Memang perlu ketegasan dalam aturan PSBB agar dapat terlaksana dengan baik," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini