Soal RUU Ciptaker, Asosiasi Singgung Tarif Tol

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 320 2278038 soal-ruu-ciptaker-asosiasi-singgung-tarif-tol-Vd9boI5A0h.jpg Tol (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia Krist Ade Sudiyono menilai, dengan disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja akan mampu membuat iklim investasi membaik, khususnya di investasi jalan tol. Selain itu, dengan adanya RUU tersebut memungkinkan investor mendapatkan keamanan fan kepastian usaha.

"Jadi, memang kami investor sangat menunggu realisasi atau segera diimplementasikan omnibus law dan dari situ kepastian usaha, iklim investasi yang baik akan mendapatkan peneguhan," ujar Krist dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: Menko Airlangga Ungkap RUU Ciptaker Sudah 90%, Tinggal Finalisasi

Dari sebelum adanya RUU Omnibus Law, Krist mengaku sering mengatakan ke berbagai macam pemangku kepentingan untuk sama-sama menjaga unsur iklim investasi di Tanah Air. Misalnya, di jalan tol, dia selalu saya menyampaikan terkait kepastian usaha melalui mekanisme perjanjian konsesi pengurusan jalan tol untuk saling dijaga dan dipenuhi.

"Salah satu di antaranya adalah penyesuaian tarif sesuai skala inflasi yang terjadi," kata dia.

Menurutnya, komitmen untuk menjaga iklim investasi harus dipenuhi oleh pemerintah. Distrubsi-distrubsi yang terjadi, riak-riak kecil yang mengganggu iklim investasi harus dihilangkan.

"Karena itu akan kontraproduktif upaya kita lalu semangat omnibus law untuk menciptakan iklim investasi yang baik yang memberi kepastian kepada investor," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini