40 Juta Vaksin Corona Masuk Akhir 2020, Menko Luhut: Critical Time Kita 2 Bulan

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 320 2278892 40-juta-vaksin-corona-masuk-akhir-20202-menko-luhut-critical-time-kita-2-bulan-t0ln9mWIZM.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Vaksin Covid-19 menjadi suatu hal yang paling ditunggu di masa pandemi saat ini. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, apabila sesuai jadwal dan semuanya berjalan dengan baik, Indonesia bisa menerima 30 hingga 40 juta vaksin pada Desember 2020.

"Maka critical time kita adalah dua bulan ke depan. Setelah itu pada kuartal satu tahun depan, keadaan akan jadi makin baik," ujar Luhut dalam peluncuran Bangga Buatan Indonesia Pernak Pernik Unik secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: Indonesia Dapat Jatah 53,6 Juta Vaksin Covid-19

Luhut menambahkan, penanganan Covid-19 secara nasional saat ini berjalan semakin baik dan rapi. Dia pun mengakui pada awal pandemi ini masuk ke Tanah Air penanganannya banyak mengalami hambatan.

"Memang di awal kita banyak mengalami hambatan, tapi sekarang sudah semakin tertib penanganannya. Untuk menghilangkan covid-19, kita harus menunggu vaksinnya dan vaksin pertama akan masuk awal Desember. Mudah-mudahan bisa lebih cepat," kata dia.

Baca Juga: Harga Vaksin Covid-19 di RI Bisa Lebih Murah

Sebelumnya, Pemerintah mencatat Indonesia telah ditetapkan sebagai negara yang memenuhi syarat dengan kategori Advance Market Commitment (AMC) dalam kerangka Gavi Covax Facility. Dengan begitu, Indonesia akan memperoleh vaksin sebesar 20% dari total jumlah penduduk atau sekira 53,6 juta vaksin (jumlah penduduk Indonesia 268 juta).

Menteri Luar negeri (Menlu) Retno Marsudi menyebut, dalam skema pembiayaan AMC, Indonesia akan memperoleh vaksin sebesar 20% dari jumlah penduduk, di mana di dalamnya akan ada bantuan keringanan finansial melalui mekanisme Official Development Assistance (ODA).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini