Strategi LPS Tangani Perbankan Sakit karena Covid-19

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 320 2279116 strategi-lps-tangani-perbankan-sakit-karena-covid-19-3Q1jcgycPr.jpg LPS Tangani Perbankan dalam Kondisi Sakit. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpan (LPS) menyiapkan strategi untuk menangani perbankan yang sakit karena terkena dampak Covid-19. Beberapa relaksasi tentang persyaratan program asuransi simpanan seperti perpanjangan waktu pembayaran premi dan pengumpulan data telah dilakukan.

"Pemantauan kondisi bank semakin intensif, dan upaya peningkatan kesadaran dan komunikasi masyarakat telah dilakukan untuk menangani perbankan sakit," Ketua LPS Halim Alamsyah, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Tak Ingin Penanganan Bank Gagal Terulang saat Pandemi

Dia mencatat bahwa sejak terjadinya pandemi, pertukaran informasi bantuan perbankan telah ditingkatkan. Beberapa relaksasi tentang persyaratan program asuransi simpanan seperti perpanjangan waktu pembayaran premi dan pengumpulan data telah diperkenalkan, pemantauan kondisi bank semakin intensif, dan upaya peningkatan kesadaran dan komunikasi masyarakat telah dilakukan oleh anggota.

"Kita melakukan kesiapan resolusi menjadi prioritas," jelasnya.

Dia menekankan, peran penting dalam upaya bangsa dalam memerangi Covid-19 dan dampaknya, terutama dalam menjaga perekonomian dan menjaga stabilitas sistem keuangan dan perbankan.

Baca Juga: Bank Tetap Buka meski Jakarta Rem Darurat

"Sebagai masyarakat yang makmur, stabil, dan lingkungan yang sehat adalah pondasi stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan pasar baru yang berkembang," bebernya.

Sebagai informasi, LPS sendiri memiliki 4 opsi metode resolusi bank non-sistemik. Metode tersebut adalah pengalihan sebagian atau seluruh aset pada bank penerima (Purchase and Assumption), pengalihan sebagian atau seluruh aset pada bank perantara (Bridge Bank), melakukan penyertaan modal sementara (Bail-out), dan likuidasi.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini