Akan tetapi, jika aset yang dimiliki sudah tidak ada lagi, maka opsi pemotongan gaji hingga PHK bisa diambil. Karena menurutnya, hal tersebut sudah menjadi pilihan terakhir meskipun berusaha untuk tidak melakukan PHK.
“Karena pasti pilihannya seperti itu. Karena enggak bisa dipaksain juga ternyata mereka kemudian enggak sanggup lagi membiayain bisnisnya dan juga karyawannya ya. Pasti mereka akan mengambil keputusan seperti itu sih,” kata Andi.
Menurut Andi, pandemi virus corona ini sangat berdampak kepada para pelaku usaha. Banyak yang penjualannya turun drastis karena adanya pandemi virus corona ini.
Apalagi, ditambah dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sangat membebani pengusaha. Bagaimana tidak, aktivitas bisnis dibatasi ketika adanya PSBB.
“Buat para pebisnis, itu di luar kendali kita bahwa pemerintah menerapkan aturan seperti itu. Yang kita lakukan gimana? Ya tergantung kita menyikapinya seperti apa. Buat teman-teman yang pebisnis tentu akan menyulitkan karena bisa jadi mereka juga kehilangan omzet sekian banyak sudah mulai jalan kemudian distop lagi,” kata Andi.
(Dani Jumadil Akhir)