Ambil Alih Blok Rokan, Pertamina Ngebor 44 Sumur Minyak

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 21 September 2020 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 320 2281260 ambil-alih-blok-rokan-pertamina-ngebor-44-sumur-minyak-Ejn4cajqPx.jpg Kilang minyak (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan segera melakukan pemboran 44 sumur di Blok Rokan. Pemboran dilakukan setelah adanya transfer data eksplorasi dan eksploitasi di lapangan utama.

Bahkan, Pertamina menargetkan pemboran dilakukan setelah masa peralihan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PHR pada 9 Agustus 2021.

Direktur Utama PHR, RP Yudantoro mengatakan, saat ini, pihaknya terus melakukan komunikasi intensif ke pihak CPI agar transisi berjalan lancar sehingga bisa menjaga produksi di Blok Rokan dan menahan natural decline rate atau penurunan alamiah dengan melakukan pemboran sesuai target.

Baca Juga: Ketemu Erick Thohir, Ahok: Kritik dan Saran Saya Diterima dengan Baik 

“PHR akan memastikan persiapan pemboran pada Agustus sampai Desember 2021 dapat berjalan lancar, karenanya terus dilakukan komunikasi intensif dengan CPI agar proses transfer data, informasi prosedur (SOP) maupun penyiapan lahan dapat berjalan cepat, tanpa kendala yang berarti,” kata Yudantoro melalui siaran pers, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Kegiatan transisi yang tengah dilaksanakan di antaranya, proses konstruksi penggantian pipa 'trunk line' sepanjang kurang lebih 364 km yang membawa minyak mentah dari lapangan Rokan ke tangki penampungan di Dumai. Kegiatan ini yang selanjutnya dapat menjadi suplai untuk proses pengolahan produk di Kilang Pertamina Dumai.

Baca Juga: Erick Thohir Panggil Ahok Usai Bongkar Borok Pertamina, Ini 6 Faktanya

PHR, kata Yudantoro, juga tengah mempersiapkan transisi pekerja Chevron yang nantinya akan diberdayakan di PHR maupun di Pertamina sesuai ketentuan yang berlaku semisalnya, pekerja di blok alih kelola lainnya yang sudah pernah ditangani Pertamina sebelumnya.

“Dengan dukungan seluruh stakeholder, kita semua berharap transisi di Blok Rokan bisa berjalan dengan baik sehingga bisa menjaga produksi migas untuk mendorong ketahanan dan kemandirian energi nasional,” kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini