Sri Mulyani: Semua Negara Bakal Resesi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 320 2281730 sri-mulyani-semua-negara-bakal-resesi-bGDOBxpmsK.jpeg Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksi semua negara akan mengalami resesi. Sri Mulyani mengatakan pandemi covid-19 memberikan tekanan terhadap ekonomi semua negara. Dampak dari pandemi ini membuat ekonomi di seluruh negara mengalami penurunan.

“Seperti negara Eropa, Italia, Prancis sudah negatif. Jadi kalau kuartal ketiga forecast negatif mereka bisa tiga kuartal berturut-turut negatif. Spanyol, UK, dan juga negara ASEAN di sekitar kita Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand diperkirakan kuartal ketiga masih akan mengalami tekanan kontraksi yang cukup dalam," ujar Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga: Ekonomi Negara Lain Mulai Pulih, Indonesia Jelang Resesi

Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini oleh lembaga internasional diperkirakan minus. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada di level -4,9%, World Bank -5,2%, dan OECD memprediksi di level -4,5%.

"Ini lebih baik dibandingkan proyeksi OECD di Juni yang sampaikan bisa minus 6 sampai minus 7,6%," katanya.

Baca Juga: Atasi Covid-19, Faisal Basri: Ekonomi Bisa Pulih tapi Nyawa Manusia Tidak

Di tahun depan, lembaga internasional memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia berada di kisaran 4%-5%. Artinya mulai ada perbaikan ekonomi di 2021.

"Ini konsekuensi tahun ini yang menurun dan berasumsi kondisi covid-19 bisa dijaga dan mulai tersedia vaksin yang membuat kondisi kegiatan ekonomi ditingkatkan. Lalu juga stimulus semua negara bisa memberikan dampak dari minimal penurunan ekonomi atau penguatan ekonomi tahun depan," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini