Hemat Isi Dompet, Bisa Dimulai dari Kurangi Jajan Sembarangan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 622 2281697 hemat-isi-dompet-bisa-dimulai-dari-kurangi-jajan-sembarangan-tBkotl6gIZ.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Pengeluaran di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perlu dikontrol. Sehingga, isi dompet atau penghasilan yang didapat tidak jebol dan tak terbuang sia-sia.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, untuk menyiasati pengeluaran perlu penyusunan skala prioritas dari belanjanya. Dalam menyusun skala prioritas ini, harus menempatkan kebutuhan yang benar-benar penting di posisi paling atas.

Baca Juga: 5 Penyebab Transferan BLT Rp1,2 Juta Tak Masuk Rekening

Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, prioritas utama adalah kesehatan. Artinya, pengeluaran yang sifatnya untuk melindungi imun tubuh harus diutamakan.

"Kurang lebih sama seperti pandemi pertama. Yaitu dikuatkan dari dalam (tubuh)," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (21/9/2020).

Baca Juga: Wajib Atur Rem Pengeluaran meski Gaji Tak Dipotong dan PHK 

Sebagai salah satu contohnya adalah dengan membeli makanan-makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Di sisi lain, makanan yang sifatnya bisa membuat tubuh sakit dikurangi, seperti misalnya adalah gorengan.

Selain itu, uang yang dimiliki juga bisa digunakan untuk membeli vitamin. Menurutnya, vitamin sangat penting untuk memperkuat imunitas tubuh agar tak tertular virus corona (covid-19).

"Artinya dari dalam tubuh kita, makanannya tetap dijaga yang bergizi, mengurangi gorengan," jelasnya.

Andi menambahkan, jika masih memiliki uang berlebih, maka bisa digunakan untuk membeli premi asuransi. Karena asuransi akan sangat berguna untuk mengurangi risiko pada kesehatan dan juga keuangan.

Karena menurutnya, jika terjadi sesuatu pada kesehatan, akan membutuhkan banyak uang untuk berobat. Sedangkan jika hanya mengandalkan tabungan atau hasil investasi tidak akan cukup.

"Kalau ada dana lebih dibandingkan untuk beli masker bermotif untuk gaya-gayaan ya mending untuk membeli suplemen kesehatan," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini