Iseng-Iseng Budidaya Lobster Warna-warni, Ternyata Banyak Untungnya

Yuwono, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 455 2283578 iseng-iseng-budidaya-lobster-warna-warni-ternyata-banyak-untungnya-IgW4cN2l4E.jpg Lobster (Foto: Yuwono/Okezone)

BANDUNG BARAT - Di tengah kesulitan menjalani usaha rumahan pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, terdapat seorang warga yang justru masih bertahan menjalani bisnisnya.

Seorang warga Desa Sukatani, Ngamprah yakni Asep Achmad Supriatna atau yang akrab dipanggil Ibo, berhasil membudidayakan lobster yang berasal dari Danau Saguling. Keberhasilannya ini berkat keuletannya melakukan penelitian budidaya lobster.

Keajaiban tersebut muncul hingga menghasilkan bibit lobster unik dan cantik berwarna-warni. Hingga saat ini, lobster tersebut pun ramai diminati konsumen dan menjadi ladang bisnis yang menjanjikan baginya.

Baca Juga: Mengenal Janda Bolong, Tanaman Sultan yang Punya Harga Selangit

Dengan hanya memanfaatkan pekarangan rumah dan ruangan yang sederhana, ternyata tidak menjadi penghalang bagi Ibo untuk membudidayakan lobster tersebut.

Untuk membudidayakan lobster, tentu tidaklah mudah dijalani. Namun, dengan tekad dan keuletan yang terus membuatnya melakukan penelitian terhadap lobster air tawar tersebut, akhirnya Ibo sukses mengembangkan lobster Saguling.

Uniknya, lobster yang dibudidayakan juga menghasilkan bibit yang begitu berbeda dari lobster pada umumnya. Di mana lobster yang dibudidayakannya memiliki 3 warna berbeda, seperti lobster red clawn yang berwarna oranye kemerahan, jenis blue mizone yang berwarna biru, dan lobster berwarna putih.

Baca Juga: Cara Tarik Pelanggan, Murah Hati dalam Beri Diskon

"Budidaya lobster Saguling terbilang gampang-gampang susah. Karena lobster berasal dari alam luar, sehingga tidak sedikit yang mencoba membudidayakan namun gagal dalam mengembangkannya," kata dia, Jumat (25/9/2020).

Menurut pengakuan Ibo, ketertarikannya dalam membudidayakan lobster bermula saat dirinya tengah iseng mengkonsumsi lobster hasil tangkapannya di Bendungan Saguling, hingga akhirnya dirinya pun tergugah untuk mencoba membudidayakan lobster luar tersebut.

"Untuk bibit lobster, dijual dengan kisaran harga Rp4.000 sampai Rp5.000 per ekornya. Sedangkan untuk lobster dewasa, dijual di kisaran Rp150.000 per kilogramnya. Selain banyak diminati pasar lokal, lobster juga diminati hingga luar negeri." ungkapnya.

Sementara itu, dalam pengembangan budidaya lobster Saguling, hingga kini masih terkendala lahan. Namun, Ibo berharap adanya investor maupun dari pemerintah setempat dapat memfasilitasi untuk pengembangan lobster yang tengah dijalaninya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini