Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta soal Resesi, Pengertian dan Dampak Mengerikannya

Fadel Prayoga , Jurnalis-Minggu, 27 September 2020 |09:16 WIB
7 Fakta soal Resesi, Pengertian dan Dampak Mengerikannya
Resesi (Shutterstock)
A
A
A

4. Tingkat Pendapatan Masyarakat Turun

 

Pengangguran membuat masyarakat kehilangan penghasilannya. Akibatnya, secara globat tingkat pendapatan masyarakat per kapita mengalami penurunan.

“Dengan adanya peningkatan pengangguran maka ada dampak pada penurunan pendapatan masyarakat secara per kapita," kata Josua.

5. Daya Beli Menurun

Josua menambahkan, dengan adanya penurunan pendapatan tersebut juga menyebabkan daya beli masyarakat yang cenderung akan turun dan tentunya ini akan berimbas juga pada sektor lainnya.

6. Rasio Utang Negara Meningkat

Dari sisi pemerintah, jika suatu negara terkena resesi maka penerimaan pajak juga akan terhambat seiring dengan adanya penurunan aktivitas ekonomi.

"Sehingga konsekuensinya adalah defisit fiskalnya melebar dan disaat bersamaan rasio utang atau utang cenderung akan meningkat," ucapnya.

7. Permintaan Kredit Melambat

Josua menyebut bahwa kondisi perbankan masih tetap kuat, hal ini ditunjukkan dengan kondisi permodalan yang trennya meningkat dan dari sisi likuiditas juga sangat lebih dari cukup.

"Itu juga ditopang oleh kebijakan-kebijakan Bank Indonesia yang merelaksasi atau pun melakukan ekspansi di operasi moneter. Tapi memang di saat bersamaan yang kita lihat adalah karena tadi aktivitas ekonomi belum cukup bergerak dengan normal tentu permintaan kredit cenderung melambat dan kita lihat fungsi intermediasi perbankan juga akhirnya tidak cukup optimal," tuturnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement