Jadi Negeri Rayuan Pulau Kelapa, Arang Indonesia Diekspor ke Malaysia

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 27 September 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 320 2284446 jadi-negeri-rayuan-pulau-kelapa-arang-indonesia-diekspor-ke-malaysia-kmXTz34Plm.jpg RI Ekspor Arang ke Malaysia. (Foto: Okezone.com/Pelindo 1)

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong ekspor komoditas pangan agar bisa berkancah di Internasional. Hal ini juga bisa mendorong roda perekonomian Nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor komoditas pangan bisa menjadi rujukan untuk direplikasi di daerah lainnya.

Baca Juga: RI Ekspor Tepung dan Santan Kelapa ke India hingga Jerman

"Ini adalah ekspor yang luar biasa dan diharap dapat direplikasi diberbagai daerah karena kita adalah Negeri Rayuan Pulau Kelapa," ujarnya di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Kata dia, komoditas pertanian yang diekspor kali ini adalah produk olahan kelapa meliputi santan kelapa tujuan Jerman dengan volume 70 ribu kilogram senilai Rp1,6 miliar dan bubuk kelapa tujuan India dengan volume 108 ribu kilogram senilai Rp1,2 miliar.

Lalu, produk olahan kelapa Indonesia saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan. Apalagi salah satu produk olahannya bisa meningkatkan imunitas tubuh.

Baca Juga: Palsukan Data, Izin 14 Eksportir Lobster Dicabut

“Tadi Pak Syahrul cerita kalau minyak VCO (virgin coconut oil.red) bisa meningkatkan imunitas tubuh manusia. Sehingga dalam kondisi pandemi sekarang,permintaannya juga meningkat,” tandasnya.

Selain produk olahan kelapa, komoditas lainnya yang diekspor adalah arang dengan Malaysia bervolume ekspor sebesar 7 ribu kilogram senilai Rp49 juta, karet dengan tujuan China, UEA, Kanada, Jepang, Turki dan Amerika Serikat dengan volume sebesar 2 juta kilogram senilai Rp35,27 miliar dan babi potong hidup tujuan Singapura sebanyak 915 ekor dengan nilai ekonomi Rp3,3 miliar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini