JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) masih mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun pada semester I-2020. Perseroan berusaha agar pada semester II-2020 kinerjanya bisa lebih baik lagi.
Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengatakan, di semester II-2020, pihaknya masih akan menjalankan strategi yang sama pada periode sebelumnya yakni dengan efisiensi. Karena menurutnya, masih ada peluang efisiensi yang bisa dilakukan misalnya dari sisi operasional.
"Kita melakukan efisiensi. Kedua, efisiensi dan ketiga, efisiensi. Harga kita enggak bisa kontrol. Masih banyak peluang efisiensi baik operasional maupun operasional," ujarnya dalam laporan kinerja virtual, Rabu (30/9/2020).
Baca Juga: Bisnis Terguncang Covid-19, PTBA Pastikan Tak PHK Karyawan
Menurut Arviyan, langkah efisiensi tidak akan sampai melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada karyawannya. Hanya saja, biaya-biaya yang tidak terlalu diperlukan seperti menurunkan biaya operasional, menurunkan harga pokok produksi (HPP) hingga biaya usaha akan dilakukan.
"Tapi tidak melakukan pengurangan karyawan maupun kesejahteraan. Biaya biaya yang memang tidak begitu berpengaruh pada usaha dan produksi itu kita hentikan. Ini kita lakukan. PTBA juga sudah melakukan tim efisiensi, untuk lihat mana saja yang kita perbaiki untuk efisiensi," jelasnya.