Pajak 0% Turunkan Harga Mobil, Gaikindo: Tergantung

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 320 2286064 pajak-0-turunkan-harga-mobil-gaikindo-tergantung-6skNonNRXG.jpg Mobil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pajak yang kini dibebani terhadap konsumen di saat membeli mobil baru membuat produsen menjualnya dengan harga tinggi. Namun, dalam waktu dekat pembeli mobil di Indonesia akan dimanjakan dengan rencana pemerintah yang akan menghilangkan aturan pengenaan pajak tersebut alias pajak 0%.

Kemudian, seberapa besar penurunan harga penjualan kendaraan roda empat bila nantinya pemerintah merealisasikan rencana membebaskan pajak terhadap pembelian mobil anyar tersebut?

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Kukuh Kumara menjelaskan, penurunan harga jual nanti tergantung jenis mobilnya masing-masing. Pasalnya, skema penghitungan yang ditetapkan untuk menghitung pajak pembelian mobil itu berbeda-beda.

"Macam-macam, tergantung dari jenis mobilnya, bervariasi, berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain. nanti ada skemanya," kata Kukuh saat dihubungi, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK 

Saat disinggung bila ada sebuah mobil baru dijual dengan nominal Rp200 juta, dia kembali menegaskan bahwa menghitung penurunan harga jual itu tak bisa cuma melihat dari indikator harga saja.

"Enggak bisa (menghitungnya dari harga jual saja). Kita enggak bisa ngomong Rp200 juta, itu tergantung jenis mobilnya apa dulu. Sedan, MPV, atau mobil jenis komersil," katanya.

Dia meminta kepada masyarakat agar tak berspekulasi terlalu jauh. Sebab, kini pemerintah pun belum menentukan besaran potongan pajaknya.

"Tergantung nanti kebijakan pemerintahnya seperti apa, baru nanti diterjemahkan," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu mengatakan, keputusan mengenai pembebasan pajak kendaraan tersebut akan segera dirilis.

"Permintaan otomotif bebaskan pajak dan segalanya, we are looking into that. Kita pelajari semoga bisa diputuskan cepat," ujar Febrio dalam diskusi virtual.

Menurut dia, banyak aspek yang harus dilihat pemerintah sebelum memberikan pembebasan pajak. Misal apakah pembebasan pajak bisa mengangkat penjualan mobil dalam negeri sehingga berdampak pada perekonomian nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini