Berapa Sih Biaya Bikin Label Masker SNI?

Safira Fitri, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 320 2287616 berapa-sih-biaya-bikin-label-masker-sni-nyD4CsaJ1g.jfif Masker (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan yang menjual masker diminta agar segera melabeli produknya dengan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Bahkan untuk waktu yang akan datang, pemerintah akan mewajibkan peraturan ini.

Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan dan Halal Badan Standarisasi Nasional (BSN) Wahyu Purbowasito Setyo Waskito mengatakan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan label SNI ada dua jenis. Pertama adalah biaya yang dihitung satu produk yang kedua adalah borongan dengan jenis produk yang sama.

“Ada dua sisi yang dikeluarkan. Pertama adalah pengujiannya dulu. Pengujian ini kan butuh biaya juga. Ini tergantung parameternya. Makin banyak makin banyak keluar uangnya. Dan juga makin banyak labnya bisa kan kita enggak mengendalikan harga di sini jadi makin banyak yang bisa kan persaingan nih jadi turun gitu loh,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (2/10/2020).

 

Lalu yang kedua adalah biaya untuk sertifikasinya. Menurut Wahyu, biaya yang dikeluarkan ini adalah untuk lembaga sertifikasi melakukan survei ke pabrik atau gempat produksi produknya untuk melihat kesesuaian produknya dari dekat.

“Ini juga tergantung dari tipe produknya kalau mahal banyak ya tentunya dibagi ongkos bikin produknya murah. Kalau ongkos produknya sedikit ya tentunya menjadi mahal,” kata Wahyu.

Baca Selengkapnya: Dear Perusahaan Masker, Segini Biaya Kalau Mau Dapat Label SNI

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini