PURBALINGGA - Batik merupakan warisan budaya asli Indonesia. Oleh sebab itu, agar tidak punah, perajin batik ciprat asal Purbalingga memberdayakan para ibu rumah tangga untuk belajar membatik.
Selain menjadi ahli dalam membatik, ekonomi warga pun turut terangkat dari hasil membatik tersebut. Tepatnya di Desa Karangtalun, sekitar 15 kilometer dari pusat kota, terdapat sebuah rumah yang dijadikan tempat belajar membatik.
Baca Juga: Mendunia, Bisnis Hijab Kian Digandrungi Pebisnis
Rumah tersebut diketahui milik Mulyono, perajin batik ciprat. Di rumah tersebutlah para ibu belajar membati, setiap hari terdapat sekitar 10 ibu rumah tangga yang ikut berlatih.