Cerita Penjual Batik Pasang Harga Ratusan Juta Rupiah

Catur Edi Purwanto, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 22:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 455 2287631 cerita-penjual-batik-pasang-harga-ratusan-juta-rupiah-g2yyHRELru.jpg Batik (Foto: Catur/Okezone)

PURBALINGGA - Batik merupakan warisan budaya asli Indonesia. Oleh sebab itu, agar tidak punah, perajin batik ciprat asal Purbalingga memberdayakan para ibu rumah tangga untuk belajar membatik.

Selain menjadi ahli dalam membatik, ekonomi warga pun turut terangkat dari hasil membatik tersebut. Tepatnya di Desa Karangtalun, sekitar 15 kilometer dari pusat kota, terdapat sebuah rumah yang dijadikan tempat belajar membatik.

Baca Juga: Mendunia, Bisnis Hijab Kian Digandrungi Pebisnis

Rumah tersebut diketahui milik Mulyono, perajin batik ciprat. Di rumah tersebutlah para ibu belajar membati, setiap hari terdapat sekitar 10 ibu rumah tangga yang ikut berlatih. 

Mulyono mengajari beragam teknik membatik kepada ibu-ibu rumah tangga guna menjaga seni batik dari kepunahan. Salah satu teknik yang diajarkan yakni teknik batik ciprat.

Baca Juga: Ayah Kena PHK, Kisah Pilu 2 Bocah SD Jualan Es Blewah

Hanya butuh waktu dua bulan, para ibu rumah tangga pun sudah pintar membatik. Mereka bisa membuat batik dengan berbagai motif. Tidak hanya itu, dari hasil membarik, mereka pun bisa menopang perekonomian keluarganya masing-masing. 

Seni batik ciprat juga dilakukan dengan cara menyipratkan tinta malam ke kain putih hingga membentuk motif dan pola yang indah. Seni batik ciprat banyak memadukan teknik dalam kesenian, khususnya seni rupa.

 

"Batik ciprat khas Karangtalun, harganya berkisar mulai dari Rp250.000 hingga Rp250 juta, tergantung dengan lama dan tingkat kesulitan batik yang dikerjakan," ujar Mulyono, Jumat (2/10/2020).

Batik karya mulyono memiliki beragam motif batik yang khas, diantaranya batik motif wayang dan relief Candi Borobudur yang dibanderol dengan harga Rp20 juta.

Batik-batiknya tersebut juga dipasarkan di Pekalongan, namun sudah dikenal pula di berbagai daerah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini