Pentingnya Asuransi Hadapi Resesi, Begini Penjelasannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 622 2287276 pentingnya-asuransi-hadapi-resesi-begini-penjelasannya-vv2gtPZKFf.jpg Pentingnnya Asuransi di Tengah Resesi. (Foto: Okezone.com/Docusign)

JAKARTA - Ekonomi Indonesia segera masuk resesi pada kuartal III-2020. Melihat kondisi tersebut, masyarakat disarankan segera mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi dan BPJS Kesehatan.

Menurut Perencana Keuangan OneShildt Financial Planning Agustina Fitria, bila seseorang belum memiliki layanan proteksi kesehatan, maka sebainya segera mendaftarkan diri. Hal bertujuan untuk menghindari pengeluaran besar seperti biaya rumah sakit.

Baca Juga: Hal yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan saat Indonesia Resesi

"Jika saat ini belum mempunyai proteksi kesehatan, segeralah menjadi peserta BPJS Kesehatan karena saat resesi kita harus meminimalkan potensi pengeluaran besar seperti biaya kesehatan," kata Agustina saat dihubungi Okezone, Jumat (2/10/2020).

Dia menilai daripada dana yang dimiliki hanya disimpan saja atau malah digunakan untuk berbelanja, maka sebaiknya sebagian dialokasikan untuk membayar premi asuransi.

Baca Juga: 3 Keuntungan Proteksi Keuangan dan Investasi

"Salah satunya adalah mengalihkan risiko keuangan tersebut kepada BPJS Kesehatan atau asuransi swasta yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dalam membayar preminya," katanya.

Dia menyebutkan selain bermanfaat untuk biaya rumah sakit, itu pun juga berguna bagi seorang kepala keluarga bila sewaktu-waktu harus meninggalkan keluarganya karena tutup usia.

"Bagi yang sudah mempunyai tanggungan, perlu punya proteksi atas penghasilan jika pencari nafkah utama meninggal dunia," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini