Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Sebentar Lagi Resesi, Simak 9 Faktanya

Giri Hartomo , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2020 |11:11 WIB
Indonesia Sebentar Lagi Resesi, Simak 9 Faktanya
Resesi (Shutterstock)
A
A
A

4. Covid-19 Buat Utang Meroket hingga Orang Miskin Baru

Wakil Presiden Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa mengatakan, jika tidak diambil tindakan di berbagai bidang, maka pandemi ini dapat mengurangi pertumbuhan regional selama satu dekade yang akan datang sebesar 1 poin presentase per tahun, dengan dampak terbesarnya dirasakan oleh keluarga miskin, karena mereka memiliki lebih sedikit akses kepada fasilitas layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan keuangan.

"Penutupan sekolah akibat Covid-19 dapat menyebabkan hilangnya waktu untuk penyesuaian belajar setara 0,7 tahun bersekolah, di negara-negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik," katanya saat video virtual.

Sebagai akibatnya, rata-rata seorang siswa di kawasan ini mungkin menghadapi penurunan nilai penghasilan sebesar 4% dari yang diharapkan, setiap tahunnya, kelak pada usia produktif mereka.

Kondisi utang negara dan swasta, seiring dengan menurunnya tingkat neraca perbankan dan meningkatnya ketidakpastian, menimbulkan risiko kepada investasi yang dilakukan oleh pihak negara maupun swasta, juga kepada stabilitas perekonomian di saat di mana kawasan ini justru membutuhkan keduanya.

5. Skenario Terburuk Bank Dunia, Ekonomi RI 2020 Minus 2%

Bank Dunia (Word Bank) merilis laporan ekonomi untuk Kawasan Asia Timur dan Pasifik edisi Oktober, From Containment to Recovery. Dalam laporannya, Bank Dunia menyebut bahwa ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh negatif 1,6% tahun ini.

Sementara, dalam skenario terburuk (low case), pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa minus hingga 2%. Prediksi tersebut tercantum dalam tabel yang disajikan Bank Dunia dalam laporannya.

Bank Dunia juga telah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 4,4% tahun 2021 mendatang (baseline). Namun dalam skenario terburuk, pertumbuhannya mungkin hanya 3% saja (low case).

6. Indonesia Resesi, Pengangguran dan Orang Miskin Bakal Makin Banyak

Irjen Kemenkeu Sumiyati mengatakan, perekonomian saat ini sudah terdampak hebat dan diperkirakan pertumbuhannya terus negatif sampai akhir tahun. Hal ini dipastikan mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

"Pengangguran dan juga angka kemiskinan diperkirakan akan naik cukup signifikan di mana kemiskinan kemungkinan akan naik sekitar 3,02 hingga 5,71 juta orang. Dan pengangguran meningkat kurang lebih 4-5,23 juta orang," kata Irjen Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sumiyati.

7. Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bermunculan

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani memprediksi, jumlah pekerja yang terkena PHK di masa resesi nanti bakal mencapai 5 juta orang. Kondisi itu terjadi, bila pemerintah tak bisa memulihkan perekonomian hingga Desember 2020 mendatang.

"Kalau berkepanjangan terus sampai Desember diperkirakan mencapai 5 juta pengangguran baru," kata Rosan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement