Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Sebentar Lagi Resesi, Simak 9 Faktanya

Giri Hartomo , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2020 |11:11 WIB
Indonesia Sebentar Lagi Resesi, Simak 9 Faktanya
Resesi (Shutterstock)
A
A
A

8. Ekonomi RI Minus, Tapi Tak Separah Negara Lain

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kontraksi ekonomi terjadi pada perekonomian . di kuartal II dengan pertumbuhan minus 5,32%. Kontraksi ekonomi pin diperkirakan berlanjut pada kuartal III dengan perkiraan pemerintahminus 2,9% hingga minus 1%.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan, kontraksi ekonomi yang cukup dalam tak berlebihan rasanya jika patut bersyukur. Sebab, perlambatan ekonomi Indonesia tidaklah seburuk perekonomian di negara-negara lain.

"Hal ini dilihat di semua advanced economies (negara-negara maju) maupun di sebagian besar emerging economies (negara-negara berkembang) yang mayoritas struktur perekonomiannya bergantung pada perdagangan internasional, " kata Wimboh.

9. Persiapan Pelaku Usaha Hadapi Resesi

Menurut Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang berbagai program pemulihan ekonomi yang dijalankan oleh pemerintah bukan hanya semata-mata untuk menahan resesi, tapi juga memperhatikan faktor kesehatan. Namun, dengan kondisi ekonomi global seperti ini seluruh negara terancam resesi. Bahkan sudah ada negara lebih dahulu mengalami resesi.

"Akan tetapi ada beberapa cara menghadapinya. Pertama untuk menjaga daya beli masyarakat, kedua bagaimana agar pelaku usaha mampu bertahan, ketiga pelaku UMKM dapat bangkit dan menjadi penopang perekonomian. Dan keempat yang tidak kalah penting walaupun kita masuk resesi akan tetapi pertumbuhan ekonomi kita tidak terkontraksi terlalu dalam," ujar dia kepada Okezone.

Sehingga, lanjut dia ketika nantinya pandemi ini selesai Indonesia cepat tumbuh ke pertumbuhan ekonomi yang positif. "Kita (pelaku usaha), meyakini bahwa fundamental ekonomi kita masih kuat, sehingga pemulihannya akan bisa cepat ketika berbagai aktivitas usaha dan bisnis normal kembali," ungkap dia.

Pihaknya juga memberikan apresiasi dan mendukung penuh berbagai upaya dan usaha Menteri BUMN Erick Thohir dalam pengadaan vaksin Covid-19. Di mana vaksin ini satu-satunya senjata ampuh untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan menahan laju resesi.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement