Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak yang Jadi Investor saat Corona, Apa Penyebabnya?

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2020 |16:25 WIB
Banyak yang Jadi Investor saat Corona, Apa Penyebabnya?
Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

Baca Juga: Janda Steve Jobs Punya Harta Rp291,9 Triliun, Ternyata Ini Sumber Duitnya

“Yang menjadi konsen adalah, masuknya atau tumbuhnya investor ritel ini pertama adalah dia punya uang yang biasanya dipakai untuk ke kafe, ke bioskop punya duit keliling dunia tiba-tiba enggak bisa mereka bingung ini duit tambahan mau diapain nih,” jelasnya.

Yang kedua adalah, generasi milenial melihat ada peluang uang yang dimilikinya bisa meningkat jika diinvestasikan di pasar modal. Hal ini berkaca dari kasus krisis keuangan di tahun 2008.

 

“Kemudian dia melihat peluang untuk spekulasi. Mikirnya begitu harga saham rontok ini pengalaman dari tahun 2008 dulu, ketika harga saham jatuh nanti dia bisa make money bisa bikin keuntungan besar,” jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement