BTN Salurkan Dana PEN Rp18,15 Triliun hingga September

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 08 Oktober 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 278 2290273 btn-salurkan-dana-pen-rp18-15-triliun-hingga-september-jayc5nzREl.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif pada kinerja perseroan per Kuartal III/2020. Selama pandemi Covid-19, perseroan menyalurkan dana negara melebihi target komitmen untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tercatat hingga September 2020, Bank BTN telah menyalurkan dana PEN mencapai Rp18,15 triliun yang telah dimanfaatkan oleh sekitar 60 ribu debitur. Dengan catatan positif tersebut, perseroan mendapat tambahan penempatan dana negara sebesar Rp5 triliun.

 Baca Juga: 17 Ribu Debitur BTN Ajukan Restrukturisasi Kredit

“Kondisi pandemi ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berinovasi dan menggelar perbaikan sehingga dapat tetap mencatatkan kinerja positif. Secara keseluruhan, kinerja kami saat ini sesuai dengan rencana target yang kami canangkan,” jelas Direktur Utama (Dirut) Bank BTN Pahala Nugraha Mansury dalam keterangannya, Kamis (8/10/2020).

Catatan kinerja positif tercermin dari Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN yang mencatatkan pertumbuhan sekitar 18,7% yoy pada kuartal III/2020. Kondisi likuiditas yang terjaga tersebut juga tercermin dari posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) BBTN yang berada di level sekitar 93,26% per September 2020.

 

Ditekankan juga bahwa Bank BTN tetap memerhatikan asas kehati-hatian dalam penyaluran kredit sehingga dapat menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) nett di level sekitar 2,26% per September 2020.

Sementara itu, Bank BTN juga telah meraih berbagai sertifikasi sejalan dengan komitmen perseroan mengedepankan Good Corporate Governance (GCG). Di antaranya, Bank BTN meraih sertifikat SNI ISO 37001:2016 dalam bidang Kredit Komersial (Commercial Lending) & bidang Pengadaan (Procurement).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini