Namun sebagai gambaran kasar, untuk cicilan alokasikan anggaran sebesar 30% dari pendapatan. Kemudian untuk investasi, alokasi anggarannya adalah sebesar 10% dari penghasilan.
Kemudian untuk asuransi ada baiknya menyiapkan 10% dari penghasilan setiap bulan. Dan yang terakhir sisanya atau sekitar 50% diperuntukan untuk biaya hidup.
“Jadi kalau berapa banyak yang dibutuhkan. Paling maksimal 50% untuk biaya hidup,” ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.