PSBB Transisi Bisa Dongkrak Ekonomi, tapi Jangan Tarik Ulur

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 320 2293348 psbb-transisi-bisa-dongkrak-ekonomi-tapi-jangan-tarik-ulur-RWxgOYZrTK.jpg Jakarta Kembali ke PSBB Transisi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi angin segar dunia usaha. Melalui kebijakan PSBB transisi diprediksi berdampak baik bagi perekonomian.

Pengamat Ekonomi Piter Abdullah mengatakan, dampak pelonggaran PSBB pada perekonomian memang bisa positif. Hanya saja harus diimbangi oleh kedisiplinan semua pihak baik dari pengusaha, masyarakat hingga ketegasan pemerintah.

Baca Juga: PSBB Transisi Dinilai Positif untuk Ekonomi, Benarkah?

Sebab jika kebijakan pelonggaran PSBB hanya berjalan beberapa hari , tidak akan terlalu berdampak bagi perekonomian. Sehingga kebijakan PSBB ini tidak cepat berubah-ubah yang akan bedampak buruk bagi perekonomian.

“Jadi kelonggaran ini berdampak positif terhadap ekonomi. Nah tapi akan berapa lama itu yang jadi pertanyaan. Kalau hanya kebijakannya tarik ulur lagi justru menurut saya dampaknya menjadi enggak maskimal,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (14/10/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani: 12 Ribu Desa Belum Terkoneksi Internet

Menurut Piter, jika kebijakan PSBB cepat berganti dampaknya justru lebih buruk. Sebab, penanggulang wabah tidak maksimal dan di sisi lain, perekonomian tidak membaik karena harus tarik ulur kebijakan.

“Bahkan kita jadi dua-duannya. Ekonominya enggak membaik penanggulangan wabahnya juga enggak maksimal juga,” kata Piter.

Oleh karena itu perlu konsistensi juga dari pemerintah untuk menjalankan kebikakan PSBB transisi yang lebih panjang. Namun jangan lupa protokol kesehatanya perlu diperketat pengawasannya.

Adanya kepastian ini juga akan lebih berdampak bagi perekonomian. Dari sisi penanggulangan wabah juga bisa diatasi jika pelaksanaan protokol kesehatan juga diperketat.

“Jadi saya kira pemerintah harus lebih konsisten apakah PSBB transisi dilaksanakan dalam waktu yang lebih panjang tetapi diikuti dengan protokol kesehatan. Saya kira itu akan lebih berdampak nanti pada perekonomian. Dan juga nanti pada penanggulangan wabahnya. Kita bisa meraih dua-duanya,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini