Produsen Gerbong Kereta Swiss Bangun Kantor di Indonesia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 320 2295086 produsen-gerbong-kereta-swiss-bangun-kantor-di-indonesia-zFi2L723Nr.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Produsen gerbong kereta api kelas dunia asal Swiss, Stadler, akan segera membangun kantor cabang Asia dan Oseania di Indonesia. Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dari kerja sama antara BUMN PT Kereta Api Indonesia dan PT INKA dengan Stadler.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, langkah ini merupakan wujud nyata BUMN go global dimana PT KAI bisa berperan di kancah internasional.

Baca Juga: Selain Covid-19, Erick Thohir Bahas Vaksin SARNA dengan Inggris

"Kita bersepakat dengan Stadler, dengan partnership dengan grup Kereta Api Indonesia yang di bawahnya tentu ada PT Kereta Api dan PT INKA, bersama-sama kita membangun pabrik dan sudah akan selesai," kata Erick saat konferensi pers virtual, Jumat Malam (16/10/2020).

Langkah ini juga dilakukan untuk memastikan bagaimana Indonesia bisa men-supply gerbong kereta api tingkat dunia.

 

"Dengan itu Stadler juga memastikan akan membuat kantor pusat untuk regional Asia dan Oseania, tempatnya di Indonesia," ujar Erick. "Karena itu kita sangat mengapresiasi kepercayaan internasional terhadap Indonesia, dan kita memastikan akan banyak perusahan BUMN yang berkulitas global dan regional (turut terlibat)," tuturnya.

Sebagai informasi, kerjasama antara PT INKA (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan Perusahaan produsen kereta api Swiss Stadler Rail dilakukan pada 2019 lalu.

Tiga perusahaan ini membentuk perusahaan patungan untuk membangun pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Executive Chairman Stadler Rail Peter Spuhler dan Presiden Direktur PT INKA Budi Noviantoro dan disaksikan Duta Besar RI Muliaman D Hadad.

Untuk tahap pertama, total nilai investasi akan mencapai USD100 juta untuk memproduksi 125 gerbong per tahun yang akan ditingkatkan menjadi 1.000 gerbang per tahun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini