Virus Corona Muncul Akhir 2019 Bikin Krisis Ekonomi 2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 320 2295446 virus-corona-muncul-akhir-2019-bikin-krisis-ekonomi-2020-xAMpP3w62c.jpg Ekonomi Dunia (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi virus corona memengaruhi perekonomian hampir semua negara di seluruh dunia. Tak terkecuali juga di Indonesia yang dampaknya terlihat dari ekonomi Indonesia yang minus 5,32% di kuartal II-2020.

Pelemahan ekonomi juga bahkan berpotensi berlanjut pada kuartal III-2020. Bahkan, ekonomi Indonesia sudah dipastikan akan mengalami resesi pada triwulan ketiga tahun ini karena sudah minus selama dua kuartal berturut-turut.

Baca Juga: Di Depan Bos IMF, Sri Mulyani Buka Rahasia Pulihkan Ekonomi RI 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan, pandemi virus corona yang sudah berlangsung sejak akhir 2019 ini memunculkan krisis ekonomi di dunia. Sebab, akibat adanya pandemi, pola hidup dan interaksi masyrakat mengalami perubahan.

"Pandemi covid 19 melanda dunia saat ini telah banyak mendisrupsi pola hidup dan interaksi masyarakat di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Tidak hanya itu, pandemi yang sudah berlangsung sejak akhir 2019 ini pun telah mendorong munculnya krisis ekonomi di dunia," ujarnya dalam acara Capital Market Fun Day 2020 secara virtual, Minggu (18/10/2020).

Di Indonesia lanjut Hoesen, seluruh persendian masyarakat terkena imbas dari pandemi. Mengingat, pergerakan masyarakat dan dunia usaha juga dibatasi untuk menghindari penyebaran virus corona.

 

Seperti diketahui, pemerintah sendiri melakukan beberapa kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus. Ketika kebijakan PSBB ini diberlakukan, aktivitas bisnis seperti pusat perbelanjaan tidak diperbolehkan buka.

Sementara untuk tempat makan diperbolehkan buka namun tidak diperkenankan untuk makan di tempat atau dine in. Sedangkan aktivitas perkantoran juga tidak boleh beroperasi, hanya beberapa bidang saja yang diperbolehkan untuk beroperasi, sehingga memicu adanya kebijakan work from home (WFH).

"Tidak terkecuali Indonesia juga turut merasakan dampak pandemi ini di seluruh sendi kehidupan masyarakat," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini